Komitmen Penanganan Perlintasan Sebidang, Kemenhub Mulai Operasikan Underpass Batutulis
BANDUNG, investortrust.id – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung BTP mulai mengoperasikan Underpass Batutulis, Kota Bogor. Pengoperasian ini dilakukan salah satunya untuk mengurangi perlintasan sebidang di wilayah Jawa Barat.
''DJKA melalui BTP Bandung terus berkomitmen untuk melakukan penanganan perlintasan sebidang pada wilayah kerja kami salah satunya dengan membangun underpass di Batutulis ini,'' kata Kepala BTP Bandung, Endang Setiawan dalam keterangan pers yang diterima di Banyuwangi, dikutip Kamis (24/10/2024).
Diketahui, Kemenhub melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) wilayah Jawa Barat telah memulai pembangunan underpass dan penataan kawasan Stasiun Batu Tulis, Kota Bogor, Jawa Barat pada akhir tahun 2022 dengan nilai anggaran sebesar Rp 74 miliar.
Baca Juga
Kemenhub Sebut Revitalisasi Stasiun Tanah Abang Tahap I Rampung Februari 2025
Endang menjelaskan, sebelum underpass sepenuhnya beroperasi, akan dilakukan satu jalur per lima menit bergantian pada lokasi pembongkaran JPL10 Batutulis mulai 22 Oktober 2024 pukul 23.00 WIB hingga 23 Oktober 2024 pukul 03.00 WIB, dan setelahnya akan dioperasikan normal dua jalur. Kemudian, lanjutnya, pada tanggal 24 Oktober 2024 karena terdapat pekerjaan pengaspalan yang berlangsung mulai pukul 23.00 hingga selesai.
''Kami telah melakukan Uji Coba Pengoperasian yang dilaksanakan bersama dengan Pemerintah Kota Bogor, Dinas PUPR Kota Bogor dan Dinas Perhubungan Kota Bogor. Untuk Uji Laik Fungsi Underpass akan dilaksanakan secara pararel bersama dengan pengoperasian Underpass Batutulis,'' tambah Endang.
Dia turut mengimbau bagi masyarakat yang akan melintasi Jalan Raya Batutulis dan Jalan Saleh Danasasmita diharapkan dapat berhati-hati saat melintas di Underpass Batutulis untuk mengurangi potensi kecelakaan.
Baca Juga
Sambut Impor Gula 71 Ribu Ton, Kemenhub dan Pelindo Kerja Sama Arus Pelayaran di Pelabuhan Waingapu
Selain untuk mengurangi risiko kecelakaan, menurut Endang, pembangunan underpass dengan panjang 320 meter ini juga demi mengurai kemacetan di jalan raya dan di area Stasiun Batutulis.
''Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungannya selama proses pembangunan underpass serta stakeholder terkait terutama dari Pemerintah Kota Bogor, Polres Kota Bogor, Dinas PUPR Kota Bogor, Dinas Perhubungan Kota Bogor, Camat Bogor Selatan beserta jajarannya dan Forkompinda yang telah berkolaborasi melaksanakan sosialisasi pengoperasian underpass Batutulis ini,'' imbuh Endang.
Selain underpass, DJKA Kemenhub melalui BTP Bandung juga melakukan penataan Stasiun Batutulis yang mencakup penataan emplasemen, pengembangan stasiun serta penambahan fasilitas penumpang.
''Dengan dilakukannya penataan Stasiun Batutulis, kami berharap kualitas pelayanan penumpang kereta api dapat meningkat,'' tutup Endang.

