Kemenhub Terjunkan Tim Jaga 50 Titik Perlintasan Sebidang pada Libur Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menerjunkan tim khusus untuk menjaga 50 titik perlintasan sebidang kereta api (KA) di Pulau Jawa sepanjang libur Lebaran 2025.
''Kami menyampaikan kepada pemerintah daerah supaya mengantisipasi titik-titik tersebut. Kita bekerja sama, termasuk menempatkan personel-personel Kementerian Perhubungan,'' kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat ditemui di gedung Parlemen, Jakarta, dikutip Rabu (12/3/2025).
Baca Juga
Bos KAI Buka Suara soal Efisiensi Berimbas pada Keselamatan Perlintasan KA
Dalam paparannya saat rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR Selasa (11/3/2025), ada 50 titik dari 141 perlintasan sebidang KA yang tidak ada penjaga jalan lintasan (PJL).
Adapun titik-titik tersebut tersebar di Daop 1 Jakarta sebanyak tiga titik, Daop 2 Bandung (14 titik), Daop 3 Cirebon (15 titik), dan Daop 5 Purwokerto (tiga titik). Selanjutnya, Daop 6 Yogyakarta (tiga titik), Daop 7 Madiun (dua titik), Daop 8 Surabaya (enam titik), Daop 9 Jember (empat titik).
Pada saat rapat, Dudy memaparkan, sebaran titik perlintasan sebidang yang tidak dijaga berada di wilayah kabupaten/kota hingga pedesaan. ''Perlintasan sebidang untuk jalur kereta api, khususnya di Pulau Jawa, kurang lebih 50 titik perlintasan sebidang yang tidak dijaga,'' ucapnya.
Wakil Ketua Komisi V DPR Roberth Rouw menjawab persoalan keamanan dan keselamatan perlintasan sebidang yang disampaikan menhub. ''Saya harapkan bahwa ini jadi catatan kita, untuk nanti penanganan Nataru (2025/2026) tidak ada lagi 50 titik lintasan sebidang masih kosong (tak ada penjaga dan rambu-rambu),'' lugasnya.
Baca Juga
Bos KAI Buka Suara soal Efisiensi Berimbas pada Keselamatan Perlintasan KA
Ihwal itu, Ketua Komisi V DPR Lasarus meminta kepada Kemenhub menyelesaikan persoalan perlintasan sebidang yang tidak terawasi penjaga atau perlintasan sebidang tidak resmi. ''Komisi V DPR meminta Kementerian Perhubungan agar penyelenggaraan mudik Lebaran 2025 menyelesaikan pembangunan di 50 titik perlintasan sebidang,'' ujarnya.
Sebagai informasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menutup sebanyak 317 perlintasan sebidang yang tidak resmi sepanjang 2024 hingga Februari 2025.
''Seperti penutupan perlintasan sebidang yang sudah dilakukan pada 2024 sebanyak 309, dilanjutkan hingga Februari 2025, KAI melakukan normalisasi dan penutupan di delapan lokasi perlintasan yang tersebar di beberapa daerah operasi (daop) dan divisi regional (divre),'' kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba beberapa waktu lalu.

