PUPR Beberkan Progres Pembangunan Rumah Menteri IKN hingga Pekan Ketiga Juli 2024
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membeberkan progres pembangunan 14 rumah tapak jabatan menteri (RTJM) di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada pekan ketiga bulan Juli 2024.
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga memaparkan, progres fisik 10 RTJM di persil 105 di antaranya Kavling 1 sekitar 99,67%, Kavling 2 (99,21%), Kavling 3 (99,75%), Kavling 4 (99,98%), dan Kavling 5 (100%).
Selanjutnya, progres di Kavling 6 sudah mencapai 100%, Kavling 7 (100%), Kavling 8 (100%), Kavling 9 (99,94%), dan Kavling 10 (99,99%). Adapun progres fisik 4 RTJM lainnya di persil 104 yakni Kavling 11 (98,88%), Kavling 12 (99,99%), Kavling 19 (99,96%), dan Kavling 21 (99,97%).
Baca Juga
PUPR Pastikan Aksesibilitas ke KIPP IKN Siap Jelang Upacara Kemerdekaan 17 Agustus
“Ya, sebanyak ini (14 RTJM siap huni, red). Sampai nomor persilnya, kavlingnya kan sudah ada tuh,” kata Danis saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2024).
Danis turut menekankan, seluruh RTJM sebanyak 36 unit akan rampung di kuartal IV-2024 sesuai dengan kontrak tertulis. “Iya, 36 (rampung semua). Itu kan kalau sesuai kontrak sebetulnya sekitar Oktober-November selesai,” imbuh dia.
Berdasarkan informasi yang diterima investortrust.id, Kementerian PUPR memaparkan, 14 dari total 36 unit RTJM akan rampung pada akhir Juli 2024. Belasan rumah tersebut dapat dihuni lengkap dengan fasilitas rumah tangga alias full furnished.
“Kalau yang disebut siap itu untuk Juli rumah tapak (menteri) itu 14 furnished. Furnished sudah lengkap dengan segala perlengkapan dan piring, itu sampai akhir Juli siap,” kata Danis beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Demi Air Mengalir di IKN, Menteri Basuki Begadang Semalam Suntuk Selama 3 Hari
Sebagai catatan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 519,06 miliar untuk membangun rumah tapak menteri di IKN. Dengan asumsi pembangunan per unit rumah menteri tersebut menelan biaya sekitar Rp 14 miliar lebih.
Danis menambahkan, 14 rumah full furnished itu nantinya sudah dapat dihuni. Namun, ia mengatakan, keputusan terkait dihuninya rumah tersebut kembali pada keputusan masing-masing menteri.
Di sisi lain, Danis menyampaikan, sebanyak total 36 RTJM itu ditargetkan selesai pada September dan Oktober 2024 mendatang. “Kemudian tambah lagi di September dan Oktober sudah semua (selesai) 36 (RTJM),” ungkap dia.

