PUPR Beberkan 14 Rumah Menteri di IKN akan Rampung Akhir Juli 2024
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memaparkan sebanyak 14 dari total 36 unit Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) akan rampung pada akhir Juli 2024. Belasan rumah tersebut dapat dihuni lengkap dengan fasilitas rumah tangga alias full furnished.
“Kalau yang disebut siap itu untuk Juli rumah tapak (menteri) itu 14 furnished. Furnished sudah lengkap dengan segala perlengkapan dan piring, itu sampai akhir Juli siap,” kata Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis H. Sumadilaga di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Sebagai catatan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 519,06 miliar untuk membangun rumah tapak menteri di IKN. Dengan asumsi pembangunan per unit rumah menteri tersebut menelan biaya sekitar Rp 14 miliar lebih.
Danis menambahkan, 14 rumah full furnished itu nantinya sudah dapat dihuni. Namun, ia mengatakan, keputusan terkait dihuninya rumah tersebut kembali pada keputusan masing-masing menteri.
Baca Juga
Jokowi Yakin IKN Bakal Dongkrak Sektor Pertanian Daerah Sekitar
Di sisi lain, Danis menyampaikan, sebanyak total 36 RTJM itu ditargetkan selesai pada September dan Oktober 2024 mendatang.
Di sisi lain, eks Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya itu mengatakan, PUPR juga menargetkan sebanyak 12 tower rumah susun (rusun) aparatur sipil negara dan pertahanan keamanan (ASN-Hankam) juga bisa fungsional menjelang upacara kemerdekaan 17 Agustus mendatang.
Hal ini karena para petugas upacara diproyeksikan bisa menempati hunian tersebut sebelum bertugas merayakan HUT RI ke-79.
Berdasarkan desain awal, menurut Danis, satu unit rusun ASN-Hankam akan memiliki tiga kamar untuk tiga orang. Tapi untuk petugas upacara, ia mengatakan, jumlah orang yang bakal menempati rusun tersebut bisa lebih dari tiga orang.
Baca Juga
Sudrajad Djiwandono: Saya Lebih Dukung Makan Siang Bergizi daripada IKN, Tapi…
“Semisal kan ada tiga kamar buat desainnya tiga orang, tapi kalau petugas upacara misal 4-5 orang harus disesuaikan,” jelas dia.
Berdasarkan catatan investortrust.id, sebanyak 36 unit rumah menteri yang dibangun tersebut masing-masing memiliki tipe 480 m2 dengan luas lahan per unit 1.000 m2. Jumlah rumah tapak sebanyak 36 unit ini dibangun pada dua lokasi persil (bidang tanah), yaitu di persil 104 dengan luas 10,6 hektare (ha), kemudian persil 105 dengan luas 9,1 ha.
“Desain rumah tapak (menteri) di KIPP IKN dibangun dalam dua tipe. Yakni, tipe downslope dan tipe upslope dengan luas bangunan 580 m2 dan luas lahan 1.000 m2,” kata Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan II, Hujurat beberapa waktu lalu.

