Telan Anggaran Rp 134,84 Miliar, 4 Ruas Jalan Daerah di Papua Selesai Dibangun
JAYAPURA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga telah menyelesaikan pembangunan empat Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran (TA) 2023 di Provinsi Papua yang menelan anggaran sebesar Rp 134,84 miliar.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pelaksanaan IJD mengacu pada Inpres Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Pada 2023, Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14,6 triliun secara nasional untuk penanganan 2.873 km jalan daerah di seluruh Indonesia.
''IJD menangani ruas jalan Provinsi, Kabupaten, atau Kota yang rusak dan menghubungkan kawasan-kawasan produksi. Misalnya pertanian, wisata, termasuk transportasi logistik seperti pelabuhan. Untuk tahun 2024 ini, IJD masih terus dilanjutkan dengan anggaran sekitar Rp 15 triliun (nasional),'' kata Basuki dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (24/7/2024).
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jayapura, Benyamin E. Pesurnay turut menjelaskan, IJD TA 2023 pada Provinsi Papua sebanyak empat ruas tersebar di dua Kabupaten, yakni Ruas Trans Woor – Bewan di Kabupaten Keerom dan Pelebaran Jalan menuju Standar di Lingkar Biak Utara II, III, dan IV yang berada di Kabupaten Biak Numfor.
Baca Juga
Telan Biaya Rp 369 Miliar, 10 Ruas Jalan Daerah di Riau Diresmikan Jokowi
''Total panjang jalan yang ditangani melalui IJD TA 2023 adalah 22 km. Di Kabupaten Keerom sepanjang 10 km, dan di Kabupaten Biak Numfor sepanjang 12 km. Adapun total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 134,84 miliar,'' jelas Benyamin.
Benyamin menambahkan, penanganan IJD di Provinsi Papua bermanfaat untuk mendukung aksesibilitas masyarakat dari dan menuju perbatasan, mempercepat distribusi logistik dan sentra pertanian, serta mendukung akses pariwisata.
''Seperti yang kita ketahui, ruas jalan Trans Woor – Bewan di Kabupaten Keerom terkoneksi langsung dengan ruas jalan Nasional Kota Jayapura/Kabupaten Keerom – Arso, sehingga IJD bermanfaat untuk mendukung aksesibilitas antarwilayah, dan juga menghubungkan ke kawasan perbatasan Papua Nugini. Di Keerom juga terdapat food estate dan kawasan sentra pertanian, sehingga IJD mempermudah distribusi ke kawasan tersebut,'' imbuhnya.
Sementara itu, lanjut Benyamin, penanganan IJD di Lingkar Biak Utara turut menghubungkan Kabupaten Biak Numfor dengan Supiori sehingga memperpendek jarak tempuh kawasan dan mempermudah distribusi logistik.
Baca Juga
Telan Dana Rp 211 M, Jokowi Resmikan 5 Ruas Jalan Daerah di NTB
''IJD juga bermanfaat untuk mendukung akses pariwisata serta event-event nasional maupun internasional di Biak, seperti misalnya Sail Teluk Cendrawasih,'' sambungnya.
Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah X (Keerom) Provinsi Papua, Yohanis Berechmans Melsasail menuturkan, pelaksanaan IJD di Provinsi Papua mulai dilaksanakan pada September 2023 dan selesai pada Desember 2023.
Setelah rampung, Yohanis berharap, keberadaan IJD ini dapat mendukung aktivitas masyarakat, baik untuk transportasi, distribusi, kesehatan hingga pendidikan.
''Dengan selesainya IJD ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran negara di daerah perbatasan atau kawasan 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Terlebih, jalan eksisting dibangun secara lapen (lapis penetrasi) dengan kondisi rusak ringan hingga rusak berat, mulai dari bergelombang hingga lubang. Sehingga, aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah menjadi sulit. Sekarang, setelah dilakukan peningkatan perkerasan jalan dan bahu jalan, sudah lebih baik. Mudah-mudahan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar dan cepat,'' ujar Yohanis.
Salah seorang masyarakat pengguna jalan, Adomina (43) berterima kasih atas pembangunan IJD yang mempermudah aktivitas kesehariannya sebagai ibu rumah tangga dan pedagang hasil perkebunan.
''Terima kasih kepada pemerintah, setelah jalan ini diaspal saya menjadi lebih cepat kalau mengantarkan anak ke sekolah, dan lebih dekat kalau ingin berjualan pinang,'' pungkas Adomina.

