Kemenparekraf Pastikan Pembahasan Dana Abadi Pariwisata Terus Berjalan
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyatakan dana abadi pariwisata Indonesia Quality Tourism Fund (IQTF) masih dalam pembahasan. Penyelenggaran acara atau event nantinya dapat dukungan IQTF.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya mengatakan, pembahasan mengenai dana abadi pariwisata masih terus berjalan. Di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenkomarves) tengah dibahas penyelenggaraan acara atau event apa yang perlu mendapatkan dukungan dana abadi pariwisata.
"Terkait dana abadi ini terus berjalan prosesnya, tetapi memang lebih kepada event yang berorientasi mendatangkan wisman. Paling tidak itu ada. Jadi, ini yang masih kami lakukan mengikuti koordinasinya di bawah Kemenkomarves,” katanya dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2024).
Baca Juga
Kembangkan 4 Destinasi Pilihan, Wamen Tiko: Ekosistem Pariwisata Mesin Pertumbuhan Baru Ekonomi
Nia mengungkapkan, dana abadi pariwisata akan dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp 2 triliun. Dana tersebut nantinya digunakan untuk mendukung penyelenggaraan gelaran yang berorientasi mendatangkan wisatawan mancanegara.
"Nanti, kami update lagi sampai sejauh mana. Tetapi poinnya sudah (dibawa) di sidang terbatas dan ke level atas. Kemudian, jenis-jenis event-nya apa saja dan ini betul-betul sudah mulai kelihatan di dalam pembahasan," tuturnya.
Namun yang jelas, dana abadi pariwisata baru akan berlaku setelah payung hukumnya terbentuk. Adapun, Nia menyebut payung hukum dana abadi pariwisata akan berbentuk peraturan presiden (perpres). “Jadi, harus ada prosedurnya dulu. Pasti harus ada perpres," tegasnya.
Baca Juga
Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan dana abadi pariwisata dapat digunakan untuk mendukung penyelenggaraan festival musik berskala internasional. Kompetisi olahraga bertaraf internasional juga ikut diusulkan oleh Kemenparekraf untuk mendapatkan dukungan dari dana abadi pariwisata.
“Kemarin yang kita usulkan Moto GP, F1 Powerboat, Aquabike World Championship, World Surf League, dan beberapa kegiatan lainnya. Terus musiknya juga ada yang Java Jazz Festival, ada beberapa festival musik lainnya,” ujar Sandiaga di Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (14/7/2024) dikutip dari Antara.
Baca Juga
Walaupun demikian, Sandiaga menyebut penentuan event yang akan mendapatkan dukungan dana abadi pariwisata diputuskan oleh Presiden dan Wakil Presiden Terpilih RI 2024-2029 yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan dana abadi pariwisata akan dikelola oleh Badan Layanan Usaha (BLU) milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yaitu Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Kemudian untuk perpres yang mengatur dana abadi pariwisata diperkirakan akan selesai pada Agustus 2024 mendatang.

