Buntut Serangan Siber, Mahasiswa dan Ormas Geruduk Kemenkominfo
JAKARTA, investortrust.id - Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Keamanan Siber untuk Rakyat (Akamsi) menggelar unjuk rasa menuntut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mundur dari jabatannya buntut serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2.
Aksi yang digelar pada Rabu (10/7/2024) di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) itu diikuti oleh sejumlah perwakilan organisasi masyarakat. Selain itu, sejumlah mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya juga ikut serta dalam unjuk rasa menuntut Menkominfo mundur dari jabatannya.
Adapun, organisasi masyarakat yang terlibat antara lain Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), Lembaga Studi & Advokasi Masyarakat (ELSAM), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), LBH Pers, Indonesian Corruption Watch (ICW), dan Lokataru.
Berdasarkan pantauan Investortrust, pengunjuk rasa tiba di depan Gedung Kemenkominfo sekitar pukul 13.40 WIB dan langsung melakukan orasi tepat di depan gerbang kantor Kemenkominfo. Mereka membawa spanduk bertuliskan "Budi Arie Out!!" serta "Kartu Merahkan Budi Arie".
Beberapa pengunjuk rasa juga terlihat membawa karton kecil dengan gambar-gambar meme terkait Kemenkominfo dan serangan ransomware terhadap PDNS 2. Salah satunya ada gambar wajah Budi Arie yang disisipkan ke karakter Thanos yang identik dapat melenyapkan segala hal.
Pengunjuk rasa juga melakukan aksi teatrikal dengan menggunakan topeng berwajah Budi Arie dan buang air besar di kloset yang dibawa massa aksi.
Baca Juga
SAFEnet Minta Transparansi Informasi Penanganan PDNS 2, Memang Boleh?
Terdapat tape art yang ditempel di badan jalan tepat di depan Gedung Kemenkominfo bertuliskan "Buang Budi" lengkap dengan gambar tong sampah serta kotoran di sampingnya.
Direktur Eksekutif SAFEnet Nenden Sekar Arum mengatakan unjuk rasa yang digelar kali ini merupakan tindak lanjut dari petisi daring “PDNS Kena Ransomware, Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi Harus Mundur!”.Petisi yang diinisiasi oleh SAFEnet itu diketahui sudah ditandatangani oleh lebih dari 25.750 warganet hingga Rabu (10/7/2024).
"Meminta tanggung jawab pemerintah, salah satunya dengan mendorong Budi Arie sebagai Menkominfo mundur dari jabatannya karena selama ini kita melihat ada ketidakbecusan saat menjadi menteri," katanya ketika ditemui di sela-sela aksi unjuk rasa.
Menurut Nenden, serangan ransomware terhadap PDNS 2 merupakan bukti dari kelalaian dan ketidakseriusan pemerintah menangani ancaman keamanan siber dan melindugi data pribadi masyarakat. Sudah hampir tiga pekan, belum ada kejelasan dari pemerintah terkait penanganan serangan ransomware terhadap PDNS 2 dan nasib data pribadi masyarakat yang tersimpan di sana.
Baca Juga
"Kita tahu kasus PDNS 2 ini sudah berpekan-pekan tetapi hingga saat ini tidak ada kejelasan atau clear apa yang terjadi terus bagaimana nasib dari data warga yang terdampak selama ini," ujarnya.
Selain itu, pengunjuk rasa juga menuntut Presiden Joko Widodo untuk menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Menkominfo dengan mempertimbangkan aspek-aspek kepakaran, bukan balas budi. Seperti diketahui, Budi Arie merupakan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) yang tidak mempunyai latar belakang terkait dengan teknologi informasi.
"Menkominfo ini selalu diisi orang-orang untuk berbagi jatah, bukan orang-orang yang punya kapasitas baik dalam konteks teknologi informasi maupun komunikasi," tegasnya.

