Tuntut Pengembalian Dana, 6 Orang Perwakilan Nasabah Jiwasraya Geruduk Kantor Kemenkeu
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebanyak 6 orang perwakilan yang tergabung dalam Tim Konsolidasi Nasional Nasabah Korban Jiwasraya (Konsolnas Jiwasraya) menggeruduk Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Perwakilan Konsolnas Jiwasraya Machril mengungkapkan, hal tersebut merupakan upaya lanjutan dari pihaknya untuk mendapatkan pengembalian dana atas produk saving plan Jiwasraya yang dipasarkan melalui kanal bancassurance.
“Saya kali ini datang sebetulnya untuk bisa jumpa dengan Pak Purbaya,” ujarnya, saat ditemui Investortrust, di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kamis (16/10/2025).
Baca Juga
Menteri Keuangan Baru Didorong Segera Bentuk Penjamin Polis Asuransi dan Rampungkan Kasus Jiwasraya
Hingga saat ini, lanjut Mahcril, total ada 60 nasabah yang menolak program restrukturisasi Jiwasraya menuntut pengembalian dana sebesar Rp 170 miliar.
Menurutnya, dari jumlah tuntutan tersebut, Tim Likuidasi (TL) Jiwasraya hanya memiliki dana Rp 135 miliar untuk memenuhi, sementara Rp 35 miliar sisanya masih abu-abu. Padahal aset yang disita negara dari kasus Jiwasraya jumlahnya mencapai Rp 5,5 triliun
Demi mendapatkan kembali dananya, para nasabah secara rutin bersurat ke Kemenkeu. Namun hal tersebut tak kunjung membuahkan hasil yang diinginkan.
“Setidaknya tanggal 29 September kita kirim surat ke Kemenkeu, kemudian tanggal 3 Oktober kita kembali kirim surat untuk audiensi,” kata Macrhil.
Baca Juga
Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya, Dirjen Anggaran Kemenkeu Ditahan di Rutan Salemba
Alih-alih bertemu Purbaya, Machril akhirnya diarahkan untuk bertemu pihak DJKN demi melanjutkan proses penyelesaian masalah. Namun, setelah berada di DJKN tak juga membuahkan hasil.
“Disuruh menunggu satu hingga dua minggu (untuk pemrosesan surat),” katanya.
Machril berharap, dengan hadirnya Menteri Keuangan yang baru yakni Purbaya Yudhi Sadewa bisa membantu memperjuangkan tuntutan para nasabah.
“Harapannya dengan Menteri Keuangan baru, bisa diselesaikan,” ucap dia.

