Ganjar Janjikan Kepastian Hukum, Kunci Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 7%
JAKARTA, Investortrust.id - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 7% jika terpilih sebagai presiden pada Pemilu 2024.
Ganjar yakin dapat meraihnya karena sosok Menko Polhukam, Mahfud MD yang menjadi calon wakil presidennya (cawapres).
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menegaskan investasi akan mengalir masuk bila ada kepastian hukum. Dan hal itu, menurutnya merupakan keahlian cawapres pasangannya yakni Mahfud MD.
Baca Juga
Ganjar: Ironis, Ada Tukang Ojek Sulit Dapatkan Bensin di Daerah Penghasil Minyak
"Industrialisasi di Indonesia harapannya cost-nya rendah, regulasi mudah, dan buruh tidak gelisah. Dan yang paling dibutuhkan kepastian hukum. Karena itu saya senang dapat partner Pak Mahfud yang di zaman Gus Dur terkenal sebagai peluru yang tak terkendali (tanpa kompromi)," kata Ganjar dalam dialog 'Capres 2024, Roadmap Perekonomian Indonesia 2024-2029' yang digelar Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Selanjutnya, Ganjar menjelaskan pertumbuhan ekonomi 7% yang dimaksud bisa tercapai, bila industri Indonesia bisa memberikan nilai tambah. Untuk mencapainya, pemerintah juga perlu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Oleh sebab itu, Ganjar melihat pendidikan gratis tak bisa ditawar untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi tersebut. Dia menekankan menggenjot kualitas SDM Indonesia perlu segera digalakkan agar momentum bonus demografis tak terlewatkan.
Baca Juga
"Wajib hukum pendidikan gratis, berapa pun. Karena ini momen manfaatkan bonus demografi, jangan sampai jadi malapetaka demografi," ucapnya.
Ganjar pun berjanji bakal mengajak pengusaha untuk turut aktif menyusun kurikulum pendidikan di Indonesia agar kualitas lulusan yang dihasilkan bisa sesuai dengan kebutuhan industri.
"Saya berkeliling dan menemukan industrialisasi makin nyata tapi cari kerja makin sulit. Jika KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) disikat, pungli dan mafia juga disikat maka lapangan kerja terbuka, investasi tidak takut," tutur Ganjar. (CR-14)

