Bandara VVIP IKN Tidak Akan Punya Kode International, Kenapa?
JAKARTA, investortrust.id - Bandara very very important person (VVIP) di Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak akan mempunyai kode bandar udara The International Air Transport Association (IATA) sebagaimana bandara-bandara lain di seluruh dunia. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun mengungkapkan alasannya.
Disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Capt. Sigit Hani Hadiyanto Bandara VVIP IKN kelak tidak akan punya kode bandara IATA sebagaimana bandara lainnya karena bandara VVIP IKN tidak diperuntukkan bagi penerbangan komersial, dan khusus hanya melayani kegiatan VVIP di IKN.
"Kode belum, tapi seperti disampaikan, sudah ada arahan namanya (Bandara VVIP IKN) itu 'Nusantara Airport'. Kalau kode dari IATA yang jadi concern ini adalah bandara khusus, bukan komersial. Jadi mungkin tidak langsung related ke IATA," terang Sigit di agenda 'Indonesia Aero Summit 2024' di Redtop Hotel, Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2024).
Baca Juga
PUPR Optimistis Progres Fisik Runway Bandara IKN Capai 50% di Juli 2024
Di sisi lain, Sigit mengaku saat ini juga belum tahu jika Bandara VVIP di IKN kelak akan diarahkan menjadi komersial. Ia hanya menggarisbawahi, sesuai Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2023 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandara VVIP IKN, Bandara di IKN masih berstatus VVIP.
"Belum tahu (jika ada rencana komersil), yang jelas sesuai Perpres yang berhubungan bandara tersebut, bandara saat ini statusnya adalah VVIP," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sigit menyampaikan bahwa Kemenhub terus menggarap proyek bandara tersebut guna menyambut agenda upacara 17 Agustus di IKN. Dia menambahkan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, selalu berupaya untuk mengecek kesiapan bandara VVIP tersebut.
"Masih terus berprogres, pak Menhub dalam setiap kesempatan bahkan bergerak ke sana, jadi memang kita terus upayakan sesuai target bisa fungsional di 1 Agustus untuk mendukung 17 Agustus, tapi ke depannya bandara VVIP akan dilanjutkan optimal sampai Desember 2024," tuturnya.
Ia kemudian menjelaskan, bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertugas untuk menyelesaikan landasan pacu (runway) bandara VVIP IKN.
Baca Juga
Menhub Budi Karya Targetkan Bandara IKN Diuji Coba Juli 2024
Sementara itu, Kemenhub bertugas menggarap terminal bandara tersebut. Progresnya, menurut Sigit, kini berkisar di angka 40-50%.

