Wamenaker Afriansyah Noor Diberhentikan sebagai Sekjen PBB
JAKARTA, imvestortrust.id - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor diberhentikan dari jabatannya sebagai sekretaris jenderal Partai Bulan Bintang (sekjen PBB). Pemecatan itu baru diketahui Afriansyah Noor atau biasa disapa Ferry Noor saat sedang dinas di Jenewa, Swiss dalam kapasitasnya sebagai wamenaker.
Hal itu disampaikan Ferry Noor melalui video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya @ferry_noor yang dilihat, Senin (17/6/2024).
"Saya Afriansyah Noor, wakil menteri ketenagakerjaan Republik Indonesia dan mantan sekjen Partai Bulan Bintang, per tanggal 12 Juni 2024 kemarin, saya sudah diberhentikan dengan beberapa kawan-kawan sebagai pengurus Partai Bulan Bintang dan berita ini saya terima ketika saya sedang dinas di konferensi ILO internasional di Swiss, Jenewa," kata Afriansyah.
Baca Juga
Yusril Mundur sebagai Ketua Umum PBB, Digantikan Fahri Bachmid
Afriansyah telah bergabung bersama PBB selama 27 tahun. Afriansyah kemudian mengemban amanah sebagai wamenaker pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin sejak 15 Juni 2022 atau tepat dua tahun silam. Sepulang dinas dari luar negeri, Afriansyah bakal berkumpul bersama rekan-rekannya untuk berdiskusi dan kemungkinan mengambil langkah-langkah hukum demi kebaikan pribadi dan PBB.
"Kebersamaan saya bersama PBB selama hampir kurang lebih 27 tahun ini yang insyaallah sangat berkesan baik suka duka, sukacita, bersama-sama PBB, tetapi ya namanya politik ya mungkin inilah bagian yang saya bisa alami," ungkapnya.
Afriansyah berterima kasih kepada seluruh kader dan pengurus DPC dan DPW PBB seluruh Indonesia atas kebersamaan memperjuangkan PBB agar bisa lolos verifikasi faktual pada Pemilu 2024. Dia berharap, suara PBB di Pemilu 2024 yang hanya meraih 0,34% bisa menjadi pembelajaran bagi partai tersebut.
"Di tengah PBB yang memang yang semakin lama semakin kecil dan juga sekarang juga di 2024 kita hanya memperoleh 0,34% suara, tetapi saya yakin semangat teman teman untuk Indonesia untuk ideologi kita yang berasaskan Islam keindonesiaan akan terus bangkit," ucapnya.
"Tetaplah di mana pun berada kita tetap semangat tetap berjuang selalu dan insyaallah, Allah Tuhan Yang Maha Kuasa meridai langkah kita semua, terima kasih PBB terima kasih partaiku," katanya.
Secara terpisah, Pj Ketua Umum PBB, Fahri Bachmid mengatakan, penggantian posisi sekjen atau pengurus dalam struktur suatu organisasi adalah hal yang lumrah dan biasa saja. Menurutnya, tidak ada hal yang luar biasa dengan pemberhentian Afriansyah Noor sebagai sekjen PBB.
Sebagai Pj ketua umum PBB setelah Musyawarah Dewan Partai (MDP) PBB pada 18 Mei 2024, Fahri Bachmid mengaku telah mengambil berbagai kebijakan serta langkah-langkah organisatoris untuk kepentingan penataan dan konsolidasi internal partai.
"Termasuk melakukan replacement atau refreshment dan arrangement terhadap beberapa posisi jabatan tertentu di DPP PBB, termasuk posisi sekjen, dan pada hakikatnya kebijakan yang kami ambil tentunya berbasis pada aspek yang legal prosudural sesuai mekanisme AD/ART PBB yang berlaku," kata Fahri Bachmid dalam keterangannya.
Baca Juga
Yusril Ungkap Ada 2 Opsi jika Prabowo Ingin Tambah Kementerian
Fahri Bachmid mengatakan, perombakan struktur PBB dilakukan karena kebutuhan organisasi. Pertimbangan perombakan ini untuk kepentingan serta kebutuhan akselarasi konsolidasi internal partai dalam menghadapi beberapa agenda strategis nasional, termasuk Pilkada 2024.
"Proses pergantian posisi pengurus serta sekjen di intenal PBB sering terjadi dilakukan sebab itu merupakan kewenagan penuh dari ketua umum atau penjabat ketua umum DPP PBB sesuai sifat kepentingan dan kebutuhan organisasi," katanya.

