Satu Apoteker di Indonesia Harus Menangani 2.134 Penduduk, Berapa Idealnya?
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) DKI Jakarta, Muhamad Yamin mengungkapkan, rasio apoteker terhadap populasi Indonesia belum ideal. Seorang apoteker saat ini menangani 2.134 penduduk.
“Rasio idealnya adalah 0,8 sampai satu apoteker per 1.000 penduduk,” kata Yamin dalam konferensi pers “PharmAcademy dari Sanofi Kuatkan Kompetensi Ribuan Apoteker di Indonesia”, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2024).
Yamin menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada 2023 jumlah apoteker di Indonesia baru mencapai 130.643 orang. Artinya, Indonesia memiliki rasio satu apoteker menangani 2.134 penduduk.
Baca Juga
Muhamad Yamin menegaskan, apoteker memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga mutu obat dan memastikan obat diterima masyarakat secara aman. Itu sebabnya, apoteker menjadi salah satu garda terdepan layanan kesehatan masyarakat.
“IAI akan mendorong agar kualitas apoteker terus diasah lewat pengayaan berkelanjutan,” ujar dia.
Mengatasi hal itu, menurut Yamin, fokus IAI tak hanya pada sisi kuantitas. “Justru mengingat peran apoteker sebagai salah satu garis depan layanan kesehatan masyarakat, kualitas apoteker harus terus diasah lewat pengayaan berkelanjutan,” tandas dia.
Tugas utama IAI, kata dia, adalah membina anggotanya, terutama yang berkaitan dengan akademinya. IAI juga bertugas memberikan edukasi, termasuk pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) para apoteker.
“Dengan dibukakannya akses pada PharmAcademy, para apoteker, khususnya di DKI Jakarta, akan mendapatkan pengetahuan untuk meningkatkan kompetensi melalui kemudahan akses dari PharmAcademy,” papar dia.
PharmAcademy merupakan platform berupa fitur unggulan di aplikasi SwipeRX. PharmAcademy merupakan hasil kolaborasi Sanofi Consumer Health Indonesia dengan SwipeRX yang memudahkan komunitas farmasi mengakses modul pengetahuan dan keterampilan guna meningkatkan kompetensinya.
Baca Juga
Chatham House Sarankan Politisi Indonesia Berkomitmen terhadap Layanan Kesehatan
PharmAcademy juga memungkinkan apoteker mendapatkan poin satuan kredit partisipasi (SKP) untuk memajukan karier mereka.
Yamin mengemukakan, sekitar 2.750 apoteker sudah terlibat dalam PharmAcademy. Karena itu, ia berharap sosialisasi akan berlangsung lebih masif. "Anggota apoteker DKI Jakarta yang sudah teregistrasi di PD IAI DKI sudah lebih dari 8.000 apoteker,"

