Puan Dorong Penyusunan APBN 2025 Berbasis RPJMN Prabowo-Gibran
JAKARTA, investortrust.id - Ketua DPR Puan Maharani mendorong pemerintah menyusun anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2025 berbasis pada rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) yang ditetapkan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Hal ini mengingat APBN 2025 merupakan tahun anggaran perdana bagi pemerintahan Prabowo-Gibran yang akan dilantik pada Oktober 2024.
"APBN tahun 2025, merupakan tahun anggaran pertama bagi pemerintahan yang presidennya akan dilantik pada Oktober 2024 yang akan datang. Sesuai dengan Undang Undang Keuangan Negara dan Undang Undang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yaitu bahwa pemerintah dalam menyusun RAPBN harus berbasiskan pada RPJMN yang akan ditetapkan oleh presiden yang akan dilantik," kata Puan dalam pidato yang dibacakan Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel di rapat paripurna DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Puan mengatakan, pada masa persidangan kali ini, alat kelangkapan DPR akan memasuki tahapan siklus pembahasan APBN 2025. Seluruh kelengkapan DPR, kata Puan, akan membahas anggaran belanja di kementerian/lembaga untuk APBN 2025.
Puan berharap pembahasan APBN tersebut memperhatikan program-program Prabowo-Gibran nantinya.
"Tidaklah sesuai dengan asas kepatutan dan peraturan perundang-undangan, di mana APBN 2025 disusun olen pemerintahan yang purnatugas, akan tetapi yang harus bertanggung jawab adalah pemerintahan yang baru," katanya.
Untuk itu, Puan mengatakan, kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal APBN Tahun 2025, yang disusun oleh pemerintahan saat ini, hanya merupakan dasar-dasar kebijakan sementara serta alokasi belanja yang hanya untuk kebutuhan rutin penyelenggaraan negara. Setidaknya untuk kebutuhan triwulan pertama tahun 2025.
"Pemerintahan yang baru harus dapat memiliki keleluasaan menyusun APBN," jelasnya.

