Kementerian PANRB Dorong Optimalisasi Pemanfaatan MPP Digital di Daerah
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mendorong optimalisasi pemanfaatan Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital di berbagai daerah di Indonesia.
Asisten Deputi Transformasi Digital Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Yanuar Ahmad menyebutkan, pendampingan intensif lewat bimbingan teknis dilakukan untuk memastikan pengelola MPP Digital di berbagai daerah memiliki kompetensi yang mumpuni.
“Lewat bimbingan teknis, kami ingin secara langsung mendampingi Bapak/Ibu pengelola MPP Digital di 24 daerah. Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi Bapak/Ibu,” kata Yanuar Ahmad dalam keterangannya, Selasa (7/5/2024).
Baca Juga
Ekonom Apindo: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Belum Maksimal Karena...
Selain melakukan bimbingan teknis secara intensif bagi 24 daerah yang belum optimal memanfaatkan MPP Digital, Kementerian PANRB juga mendorong daerah lainnya agar masif memanfaatkan MPP. Dalam waktu dekat, Kementerian PANRB akan melakukan monitoring dan evaluasi pemanfaatan MPP Digital di 60 kabupaten/kota.
Lebih lanjut, Yanuar juga menyampaikan progres MPP Digital dari sisi kebijakan, layanan, sistem aplikasi, serta implementasi. Terkait dengan kebijakan, saat ini Kementerian PANRB dan lembaga terkait tengah melakukan pembahasan revisi Peraturan Menteri PANRB No. 92/2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik untuk mengakomodasi kebijakan penyelenggaraan MPP Digital.
“Kami juga tengah mengkaji revisi Peraturan Presiden No. 89/2021 tentang Mal Pelayanan Publik agar aturannya semakin komprehensif dan adaptif dengan perkembangan teknologi di bidang pelayanan publik,” sebut dia.
Baca Juga
Industri Baterai EV Indonesia Disarankan Ganti Litium dengan Sodium Agar Lebih Murah
Yanuar juga memastikan bahwa Kementerian PANRB dan lembaga terkait akan terus memutakhirkan layanan di MPP Digital. Salah satu upayanya adalah lewat proses pengajuan penerapan ISO 27001 agar dapat melakukan akses layanan kependudukan di MPP Digital yang saat ini belum optimal.
Sinkronisasi data Satu Sehat SDMK dan SISDMK juga dilakukan agar pelayanan di MPP Digital dapat berjalan optimal. Adapun dari sisi sistem aplikasi, Yanuar menyebut bahwa layanan MPP Digital sudah dapat diunduh oleh para pengguna Android di PlayStore.
“Kami juga terus mengembangkan MPP Digital agar dapat segera digunakan oleh pengguna iOS,” tutur Yanuar.

