Migrant Care Ancam Laporkan Uya Kuya ke Bawaslu karena Kampanye Saat Pencoblosan
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Migrant Care, Wahyu Susilo menyatakan, pihaknya akan melaporkan artis sekaligus calon legislatif (caleg) Uya Kuya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), karena melakukan kampanye saat pencoblosan.
“Kami akan melaporkan ke Bawaslu, tindak pelanggaran pidana pemilu. Karena melakukan kampanye pada hari H pencoblosan,” ujarnya, di Jakarta Sabtu (17/2/2024).
Dikatakan Wahyu, pada saat hari H pencoblosan, Uya Kuya tengah berada di depan World Trade Center (WTC), kemudian melakukan kampanye di depan orang-orang yang Indonesia tengah antre dan melakukan registrasi pemilu.
Baca Juga
Real Count KPU 65,8%: Prabowo-Gibran 57,91%, Anies-Cak Imin 24,5%, Ganjar-Mahfud 17,6%
“Ini dilakukan Uya Kuya di depan WTC dan di depan orang-orang yang sedang melakukan registrasi di WTC,” lanjutnya.
Selain pelanggaran yang dilakukan Uya Kuya yang notabene-nya terjadi di luar negeri, Migrant Care yang merupakan organisasi sipil untuk kesejahteraan pekerja migran juga melaporkan ada sejumlah pelanggaran yang terjadi pada proses pemilu yang berlangsung di luar negeri.
Salah satunya di Hongkong, di mana ada sekitar 70 ribu WNI yang tidak mendapatkan hak pilihnya, karena di sana ada perubahan mekanisme pemungutan suara.
“Di Hongkong ada perubahan mendadak dari mekanisme TPS ke mekanisme pos. Ini menimbulkan kericuhan,” jelas Wahyu. (CR-13)
Baca Juga
