Hasto Sebut Masih Ada Intimidasi yang Rugikan Capres 03
JAKARTA, Investortrust.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengungkapkan saat ini masih terjadi sejumlah intimidasi yang terjadi, sehingga secara langsung maupun tidak merugikan pasangan calon (paslon) nomor urut 03, Ganjar-Mahfud.
“Intimidasi tetap masih mewarnai sehingga dari laporan, begitu hasil exit poll di luar negeri mengunggulkan pasangan Pak Ganjar dan Prof Mahfud, lalu ada pihak-pihak yang panik dan kemudian melakukan suatu instruksi utnuk bergerak lebih masif lagi di kubu 02,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (14/2/2024).
Meski begitu, lanjut Hasto, masyarakat tetap menunjukan semangatnya dalam melakukan pencoblosan. Karena menurutnya kekuatan masyarakat arus bawah tidak bisa dibendung oleh kekuatan manapun.
“Tetapi di tengah-tengah intimidasi itu ternyata rakyat tetap menunjukkan antusiasmenya,” katanya.
Baca Juga
Ganjar Bicara Integritas Proses Pemilu, Siap Lakukan Investigasi
Setali tiga uang, di kesempatan berbeda, calon presiden (capres) nomor urut 03, Ganjar Pranowo menyatakan ada sejumlah pelanggaran yang terjadi sehingga menggerus integritas proses pemilihan umum (pemilu) kali ini.
“Contohnya kalau anda lihat di Madura ada laporan kalau satu desa itu tidak mendapat panggilan nyoblos dan kertas suara sudah dicoblos, dan semuanya sudah dicoblos 02. Nah ini akan kita investigasi,” ujarnya.
Selain di dalam negeri, lanjut Ganjar, adapula pelanggaran yang terjadi di luar negeri. Misalnya dari Kota London, Inggris, ia mendapat laporan jika banyak warga negara Indonesia (WNI) yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena sejumlah hal.
“Ada banyak sekali hal-hal semacam ini. Jadi saya tidak mau melibatkan semua, tapi pada waktunya kita akan tegakkan,” katanya. (CR-13)
