BPS Ungkap Penurunan Penumpang Angkutan Udara dan Laut, Ternyata Ini Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, jumlah penumpang pada September 2023 mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada moda angkutan udara domestik, angkutan udara internasional, dan angkutan laut domestik secara bulanan (month to month/mtm).
Jumlah penumpang angkutan udara domestik mengalami penurunan sebesar 3,9%, angkutan udara internasional 3,74%, dan angkutan laut domestik turun sebesar 4,91% jika dibandingkan dengan Agustus 2023.
Mseki demikian, secara kumulatif, periode Januari-September 2023, penumpang penerbangan domestik meningkat 22,27% menjadi 46,6 juta orang dibanding periode sama tahun lalu. Sedangkan, penumpang internasional meningkat 177,56% menjadi 11,4 juta orang.
Baca Juga
Menanggapi penurunan penumpang selama September, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini menyebut, hal itu terjadi karena periode low season. “Kalau kita lihat secara historis, bulan September ini merupakan periode low season bagi penerbangan dan pelayaran, sehingga tentunya berdampak pada penurunan jumlah penumpang angkutan udara dan juga angkutan laut domestik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pudji Ismartini membeberkan, fenomena kabut asap akibat kebakaran hutan juga menjadi penyebab menurunnya jumlah penumpang moda angkutan tersebut.
“Kita ketahui adanya fenomena kabut asap ya karena akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah, ini tentunya juga berdampak pada penundaan atau pembatalan penerbangan, sehingga berpengaruh terhadap penurunan jumlah penumpang angkutan udara,” jelasnya. (CR-2)
Baca Juga
Kendalikan Inflasi dan Dorong Ekonomi Tumbuh 5,1%, Pemerintah Jaga Stabilitas Pasokan Pangan

