Jumlah Penumpang Angkutan Udara Turun
JAKARTA, investortrust.id – Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Maret 2024 sebanyak 4,5 juta orang atau turun 3,51% dibanding pada Februari 2024. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) juga turun 4,97% menjadi 1,3 juta orang.
"Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik mengalami peningkatan sebesar 11,24%, menjadi 57,4 ribu ton," ujar Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Kamis (2/5/2024).
Baca Juga
Kunjungan Wisman Turun 1,91% ke 1,04 Juta Maret, Wisnas ke Luar Negeri Naik
Selama Januari–Maret 2024, jumlah penumpang udara domestik sebanyak 14,1 juta orang atau, turun 0,95% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Namun, jumlah penumpang internasional naik 27,75% atau mencapai 4,2 juta orang. Sementara jumlah barang yang diangkut naik 10,01% menjadi 162,6 ribu ton.
Jumlah Penumpang Kereta Naik
Sementara itu, jumlah penumpang kereta yang berangkat pada Maret 2024 sebanyak 32,8 juta orang, naik 2,71% dibanding Februari 2024. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan kereta mengalami peningkatan sebesar 7,87% menjadi 5,7 juta ton.
Selama Januari–Maret 2024, jumlah penumpang kereta mencapai 98,8 juta orang, naik 14,78% dibanding periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api naik 3,25% menjadi 16,7 juta ton.
Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Maret 2024 tercatat 1,5 juta orang, atau naik 1,26% dibanding Februari 2024. Jumlah barang yang diangkut juga naik 6,31% menjadi 29,9 juta ton.
Selama Januari–Maret 2024, jumlah penumpang mencapai 4,7 juta orang atau naik 8,85% dibanding dengan periode yang sama tahun 2023. Sementara jumlah barang yang diangkut naik 0,15% atau mencapai 86,5 juta ton.
Baca Juga

