Penumpang Angkutan Udara ke Luar Negeri Melonjak 34,17%
JAKARTA, investortrust.id – Selama Januari–Februari 2024, jumlah penumpang domestik sebanyak 9,5 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 2,9 juta orang. Masing-masing naik sebesar 2,06% dan melonjak 34,17% dibanding kondisi periode sama tahun 2023.
"Hal yang sama terjadi untuk jumlah barang yang diangkut, naik 10,98% menjadi 105,1 ribu ton," kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di kantor BPS, Jakarta, Senin (1/4/2024).
Baca Juga
Pada Februari 2024, lanjut dia, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat sebanyak 4,7 juta orang. Ini turun 2,65% dibanding pada Januari 2024.
Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) juga turun 4,66% menjadi 1,4 juta orang. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik turun sebesar 3,92% menjadi 51,5 ribu ton.
Penumpang Angkutan Laut dan Kereta
Amalia juga menjelaskan, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Februari 2024 tercatat 1,5 juta orang, turun 9,68% dibanding Januari 2024. Jumlah barang yang diangkut juga turun 1,55% menjadi 28,1 juta ton.
"Selama Januari–Februari 2024, jumlah penumpang mencapai 3,2 juta orang atau naik 11,17% dibanding periode sama tahun 2023. Sedangkan jumlah barang yang diangkut turun 0,36% atau mencapai 56,7 juta ton," paparnya.
Baca Juga
ASDP: Pergerakan Mudik Diprediksi Naik 15% Jadi 5,78 Juta Penumpang
Sementara itu, jumlah penumpang kereta yang berangkat pada Februari 2024 sebanyak 31,9 juta orang, atau turun 6,49% dibanding Januari 2024. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan kereta mengalami penurunan 9,29% menjadi 5,3 juta ton.
"Namun, selama Januari–Februari 2024, jumlah penumpang mencapai 66,0 juta orang atau naik 18,08%, dibanding periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api naik 5,12%, menjadi 11,1 juta ton," tuturnya.

