Penumpang Angkutan Laut Diprediksi 644.102 Orang, Pelni Siap Lakukan Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni siap menyambut angkutan Lebaran 2025 atau Idulfitri 1445. Menurut Direktur Utama Pelni Tri Andayani, proyeksi penumpang pada periode angkutan Lebaran 2025 mencapai 644.102 orang.
"Apabila dibandingkan tahun lalu, naik 0,4% pada jumlah yang berbeda, karena tahun lalu jumlah kapal penumpang kami ada 26. Sedangkan tahun ini jumlah kapal penumpang ada 25, maka kalau dibandingkan apple to apple naiknnya kurang lebih 3,6%," kata Tri dalam konferensi pers di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (13/3/2025).
Tri Andayani mengungkapkan, Pelni telah menetapkan periode angkutan Lebaran 2025 pada 16 Maret-16 April 2025. Ia pun memproyeksi puncak arus mudik akan jatuh pada 26 Maret 2025, sedangkan arus balik adalah pada 7 April 2025.
Baca Juga
Dia membeberkan, pada periode angkutan Lebaran kali ini, Pelni menyediakan 55 kapal yang terdiri dari 25 kapal penumpang dengan 48.323 kursi dan 30 kapal perintis dengan 11.889 kursi. Masing-masing akan menyinggahi sebanyak 70 pelabuhan untuk kapal penumpang dan 230 pelabuhan bagi kapal perintis. "Sehingga ada 300 pelabuhan yang kita singgahi dari 55 kapal ini," sambungnya.
Adapun untuk satu kali keberangkatan, kata dia, Pelni menyiapkan 55 kapal dengan total 60.212 kursi. Hal tersebut sudah termasuk dispensasi yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan rerata dispensasi 55 kapal sebesar 152%.
"Dari 55 kapal tadi yang beroperasi seluruhnya sudah docking regular tahunan. Kemudian dilakukan ramp check oleh Kemenhub, dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut, melalui Direktorat Kapal dan Kepelabuhanan. Dari ramp check ini dinyatakan bahwa 55 kapal Pelni laik laut," ujarnya.
Pelni pun telah melakukan pemetaan proyeksi persebaran penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025 ini. Sebaran penumpang di wilayah Indonesia bagian barat mencapai 31% atau 199.672 pax. Lalu di Indonesia bagian tengah menjadi yang tertinggi dengan 43% atau setara 276.964 pax. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian timur sebesar 26% atau 167.476 pax.
"Proyeksi pelabuhan keberangkatan terpadat adalah Makassar, Balikpapan, Ambon, Baubau dan Batam. Ruas-ruas yang padat Belawan-Batam, Batam-Belawan, Kumai-Semarang, kemudian Makassar-Baubau dan Balikpapan-Surabaya," tuturnya.
Pelni juga mengumumkan sampai saat ini penjualan tiket angkutan Lebaran 2025 telah mencapai 143.388 pax atau setara 22,3%.
Siapkan Fasilitas yang Manjakan Penumpang
Sementara itu, untuk menyambut ratusan ribu penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025, Pelni memastikan akan menyiapkan fasilitas yang akan memanjakan penumpang. Di antaranya menambah pelabuhan suplai permakanan dari delapan titik menjadi 13 titik suplai untuk mengantisipasi kekurangan perbekalan.
Pelni juga menambahkan jumlah kasur di atas kapal sebanyak 117% dari kapasitas penumpang, sehingga ada 56.701 kasur dan matras di atas kapal penumpang.
Baca Juga
Pelni Proyeksi 644.102 Orang Mudik dengan Kapal Laut, Rute Belawan – Batam Paling Padat
"Kebersihan juga kami jaga dan petugas pelayanan kami tambah. Untuk ruas-ruas padat, kami meminta anggota TNI Angkatan Laut ikut berlayar untuk menjamin keamanan penumpang di atas kapal," bebernya.
Fasilitas lain yang disiapkan Pelni menyediakan berbagai saluran televisi. Kemudian fasilitas komersil, seperti mini teater dengan harga ekonomis di seluruh kapal tipe 2.000. Ada juga fasilitas wifi komersial yang tahun lalu hanya ada di beberapa kapal dan tahun ini sudah ada di 25 kapal. "Yang paling penting adalah terdapat fasilitas khusus, yaitu ruang laktasi dan kursi prioritas bagi penyandang disabilitas," ungkapnya.

