KPU Bersyukur Pemilu Ulang di Kuala Lumpur Berjalan Lancar
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersyukur penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia berjalan lancar. Meski demikian, KPU mengakui terdapat sejumlah kejadian tak terduga dalam pemilu ulang di Kuala Lumpur yang digelar Minggu (10/3/2024) kemarin tersebut.
"Secara umum, alhamdulillah relatif lancar, walaupun ada beberapa kejadian yang terjadi," kata anggota KPU Idham Holik dikutip dari Antara, Senin (11/3/2024).
Baca Juga
Idham mengungkapkan sejumlah kejadian tak terduga saat PSU di Kuala Lumpur. Beberapa di antaranya, terdapat perusahaan tempat lokasi PSU metode kotak suara keliling (KSK) yang tidak mengizinkan karyawannya memberikan hak suara dengan dalih sedang bekerja. Perusahaan hanya memperbolehkan karyawan menggunakan hak pilih saat sore hari atau setelah waktu kerja selesai.
Meski demikian, penyelenggaraan PSU dengan metode KSK di 120 titik tetap berjalan lancar. Idham pun akan menyampaikan hasilnya setelah tahap penghitungan selesai.
"(Sekarang) sedang tahap persiapan untuk rekapitulasi," katanya.
Baca Juga
Diketahui, Bawaslu merekomendasikan PSU untuk di Kuala Lumpur setelah menyatakan telah menemukan pelanggaran administratif dalam pelaksanaan Pemilu 2024 oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur.
Bareskrim Polri sendiri telah menetapkan tujuh petugas PPLN di Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai tersangka kasus dugaan penambahan DPT. Djuhandani menjelaskan tindak pidana pelanggaran pemilu berupa penambahan data pemilih itu diduga dilakukan oleh ketujuh anggota PPLN antara periode 21 Juni 2023 sampai sekarang.

