Survei LSI: Elektabilitas Prabowo-Gibran di Puncak, Terpaut 21,8% dengan Ganjar-Mahfud
JAKARTA, investortrust.id - Hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Elektabilitas Indonesia (LSI) menunjukkan elektabilitas capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih berada di puncak. Elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 45,6%.
Raihan elektabilitas berjarak 22% dibanding pesaing terdekatnya, capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang meraih 23,8%, sedangkan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dipilih pleh 22,3% responden.
"Pada Desember 2023 ini survei kami menemukan pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran itu tingkat elektabilitasnya atau dukungan masyarakat ada di angka 45,6%. Kemudian disusul oleh Ganjar Pranowo-Mahfud di angka 23,8%, hampir sama angkanya dengan nomor urut 1 yaitu 22,3%," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan dalam rilis hasil survei bertajuk "Debat Capres, Netralitas Pemilu, dan Elektabilitas" melalui kanal Youtube Lembaga Survei Indonesia, Minggu (10/12/2023).
Baca Juga
Survei Indikator: 76,2% Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintahan Jokowi
Djayadi mengatakan, elektabilitas Prabowo-Gibran meningkat dibanding survei yang dilakukan LSI pada Oktober 2023. Saat itu, elektabilitas Prabowo-Gibran 35,9%. Peningkatan juga terjadi pada elektabilitas Anies-Cak Imin yang sebelumnya berada di angka 19,6%. Sementara elektabilitas Ganjar-Mahfud menurun dibanding survei sebelumnya, yakni 26,1%.
"Angka-angka ini untuk Prabowo cenderung mengalami peningkatan dari Oktober 2023. Anies juga cenderung mengalami peningkatan dari Oktober 2023. Sedangkan Ganjar-Mahfud cenderung mengalami penurunan dibandingkan dng Oktober 2023," paparnya.
Dalam survei LSI terbaru ini, jumlah responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sekitar 8,3% atau turun sekitar 10% dibanding survei pada Oktober 2023. Djayadi menduga sebagian besar responden yang sebelumnya belum menentukan pilihan memberikan dukungannya kepada Prabowo-Gibran.
"Sebagian kenaikan dari Prabowo berasal dari penurunan suara Ganjar. Sementara Anies tidak mendapatkan dampak negatif dari kenaikan suara Prabowo, malah mengalami kenaikan," katanya.
Baca Juga
Survei Indikator: Prabowo-Gibran Naik, Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin Turun
Survei ini digelar LSI pada 3 Desember sampai dengan 5 Desember 2023. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD) atau teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.
Sebanyak 1.426 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi dan penyaringan. Margin of error berada di angka +- 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

