Respons Isu Tawaran Jadi Menteri Lagi, Bahlil: Baju Ukuran XL Kebesaran Buat Saya
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjawab isu soal tawaran menjadi menteri kabinet Prabowo-Gibran. Ia membantah telah menerima tawaran yang diberikan oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk menduduki salah satu pos menteri.
"Saya tidak tahu, kita jangan mendengar informasi-informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Bahlil saat menggelar open house di rumah dinas di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024).
Bahlil mengaku menghormati hak prerogatif yang dimiliki oleh presiden terpilih. Ia menambahkan, saat ini dirinya tengah fokus menjalakan tugas sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM di bawah arahan Presiden Jokowi. "Saya orang kampung lah, saya orang kampung," ucap Bahlil.
Sebelumnya, pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran telah ditetapkan oleh KPU keluar sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2024 dalam satu putaran. Berdasarkan hasil rekapitulasi nasional KPU, pasangan Prabowo-Gibran memperoleh 96,21 juta suara atau mencapai 58% total nasional.
Baca Juga
Arsjad Rasjid dan Rosan Roeslani Bertemu di Kediaman Bahlil, Apa yang Dibahas?
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di urutan kedua dengan raihan 40,97 juta suara. Kemudian di peringkat ketiga ada pasangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang hanya meraup 27,04 juta suara.
Adapun pasangan Prabowo-Gibran tengah menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam gugatan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang akan diumumkan pada 22 April 2024 mendatang. Apabila MK menolak gugatan pemohon dari pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, maka dapat dipastikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih untuk periode 2024-2029.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil turut merespons soal namanya yang mencuat sebagai salah satu bakal calon Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029. Namun Bahlil mengaku belum pantas dikaitkan dengan posisi pucuk pimpinan tertinggi partai beringin tersebut.
"Saya orang kampung, saya kan ukuran bajunya S, pakai baju ukuran XL itu tidak bagus. Jadi ukur baju aja kita, nanti kita lihat prosesnya," ujar Bahlil.
Dilansir dari berbagai sumber, Partai Golkar dijadwalkan akan melangsungkan Musyawarah Nasional (Munas) pada penghujung tahun ini. Salah satu agenda prioritas Munas Golkar adalah memilih Ketua Umum untuk periode 2024-2029.
Selain Bahlil dan petahanan Airlangga Hartarto, nama lain yang mencuat sebagai kandidat bakal calon Ketua Umum Golkar adalah Wakil Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
Baca Juga
Menteri ESDM Sebut Perpanjangan Izin Tambang Vale Kini di Tangan Bahlil
