Kaji Ulang IKN tetapi Ingin Bangun 40 Kota Setara Jakarta? Ini Jawaban Kubu Anies-Cak Imin
JAKARTA, Investortrust.id - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan bakal mengkaji ulang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) jika terpilih sebagai presiden RI 2024-2029. Di sisi lain, Anies dan cawapresnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ingin membangun 40 kota setara Jakarta.
Terkait hal itu, Co-Captain Timnas Anies-Cak Imin, Sudirman Said menegaskan siapa pun presiden yang terpilih tidak akan membiarkan proyek yang sudah berlangsung di IKN tiba-tiba mangkrak. Menurutnya, IKN bisa menjadi percontohan program modernisasi kota.
"Siapa pun yang menjadi presiden tidak akan mungkin membuat IKN mangkrak, apalagi dengan jumlah investasi yang sudah masuk tidak sedikit. Oleh sebab itu IKN bisa menjadi contoh modernisasi kota," kata Sudirman dalam Podcast Dialog dengan Timses Capres yang digelar di kantor Investortrust.id, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024).
Sudirman mengeklaim koreksi kebijakan biasa terjadi di mana-mana. Sudirman pun mencontohkan kebijakan reklamasi Jakarta yang pernah dikoreksi Anies saat menjabat gubernur DKI.
Mantan Menteri ESDM itu mengatakan keinginan Anies untuk mengoreksi proyek IKN dilandasi pada visi memeratakan pembangunan dan ekonomi di Indonesia dengan tujuan akhir menyediakan kebutuhan untuk masyarakat.
"Jadi kita perlu realistis soal IKN karena nomor 1 tetap kebutuhan rakyat. Kalau cukup tenaga bisa dijalankan, tapi kalau tidak ya kita fokus pada kebutuhan rakyat," tuturnya.
Terkait misi Anies membuat 40 kota setara Jakarta, Sudirman mengatakan ada 4 kriteria yang menjadi rujukan dan penilaian. Pertama manusianya, tempat hidup, interaksi sosial, dan institusi.
Baca Juga
Tak Targetkan Pertumbuhan Ekonomi di Atas 7%, Kubu Anies-Cak Imin Lebih Pilih Atasi Kesenjangan
Dia pun mencontohkan sejumlah kota besar yang berpotensi bisa setara Jakarta, seperti Purwokerto di Jawa Tengah hingga Balikpapan di Kalimantan Timur.
"Seperti kita tahu ada tren Purwokerto menjadi pilihan orang untuk pindah. Karena di sana ada sekolah dan rumah sakit yang bagus, dekat dengan Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta, bisa jadi contoh membangun kehidupan baru. Lalu ada Balikpapan yang sekarang hanya perlu 2 jam dengan pesawat terbang sama seperti Pamulang ke Jakarta melalui darat," ucapnya.

