Tak Hanya Pusat Pemerintahan, IKN juga Jadi Pusat Pendidikan
Poin Penting
|
IKN, investortrust.id - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Universitas Gunadarma untuk mengembangkan ekosistem pendidikan tinggi, penelitian, dan kesehatan di IKN.
Kolaborasi tersebut ditandai melalui kegiatan Nusantara Health & Academic Summit (NHAS) 2026 yang berlangsung pada 5-7 November 2026 di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (5/11/2026).
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono menyatakan, pembangunan fasilitas di IKN perlu diikuti kehadiran sumber daya manusia (SDM) yang dapat memanfaatkan dan menghidupkan kawasan tersebut.
"Hari ini, hari yang paling bahagia buat saya. Saya ini sebagai wadahnya saja, yang mengisi itu manusianya untuk bisa berinteraksi,” kata Basuki dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/11/2026).
Baca Juga
Korea Selatan Turun Tangan Bangun Smart City IKN, Ini Teknologi yang Dibahas
Basuki menyampaikan terima kasih kepada Universitas Gunadarma dan UI. Dukungan perguruan tinggi diperlukan untuk melengkapi ekosistem perkotaan di Nusantara.
“Kami berterima kasih dan bersyukur kepada Universitas Gunadarma dan UI yang sangat mendukung IKN, yang telah launching ini dan besok ada launching pendidikan pascasarjana untuk bidang kesehatan," tutur dia.
Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Gunadarma, Margianti menyambut kerja sama ketiga institusi tersebut sebagai peluang untuk mengembangkan berbagai program pendidikan, penelitian, dan kesehatan di IKN.
"Kita berkumpul bersama dari tiga keluarga besar, dari Keluarga Otorita IKN, keluarga Universitas Indonesia, khususnya kedokteran, dan keluarga besar Universitas Gunadarma. Sungguh potensi yang luar biasa, banyak hal yang dapat kita lakukan bersama nantinya," ujar Margianti secara virtual.
Sementara itu, Dekan FKUI, Anna Rozaliyani menekankan pentingnya hasil nyata dari kolaborasi antarlembaga tersebut. Kerja sama ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pendidikan dan kesehatan masyarakat di IKN serta wilayah sekitarnya.
"Keberhasilan kolaborasi bukan diukur dari banyaknya dokumen yang kita tandatangani, tetapi dari karya yang dihasilkan, persoalan yang diselesaikan, dan kehidupan masyarakat yang diperbaiki. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di IKN dan sekitarnya," imbuh Anna.
Menurut Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Muhammad Najib, kerja sama tersebut diharapkan dapat menghadirkan sistem kesehatan yang menjadi percontohan sekaligus memperkuat posisi IKN sebagai pusat pendidikan dan ilmu pengetahuan.
"Sebagaimana disampaikan Pak Basuki, Pak Bas menyiapkan wadahnya, kampus-kampus itu memberikan tidak hanya software-nya, tetapi implementasi melahirkan sistem kesehatan yang dapat menjadi percontohan. Kita ingin satu hari, IKN menjadi center, bukan hanya pusat pemerintahan, tetapi pusat pengembangan keilmuan dan pendidikan," tandas Najib.
Dukungan juga disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Octavianus. Dia menilai, pembangunan IKN membutuhkan SDM yang unggul dan sehat, selain infrastruktur modern.
"Pendidikan tenaga kesehatan, penelitian, inovasi teknologi, serta pemberdayaan masyarakat harus menjadi bagian penting dari pembangunan IKN," ujar Benjamin.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Rachmat Pambudy juga menilai pembangunan IKN tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi perlu diikuti penguatan manusia dan ekosistem sosial.
"Karena itu, pembangunan IKN sudah seharusnya tidak berhenti pada terwujudnya kota fisik semata. IKN juga harus bertumpu pada penguatan manusia dan ekosistem sosial di dalamnya untuk mencapai keberdayaan masyarakat, khususnya dalam rangka mencapai Indonesia Emas 2045," tutur Rachmat.
Baca Juga
OIKN Targetkan Pembangunan Kantor Bank Himbara di IKN Mulai Kuartal I/2027
Pada hari pertama NHAS 2026, terdapat tiga program yang diluncurkan. Pertama, Pusat Pendidikan, Riset, dan Pemberdayaan Masyarakat FKUI di IKN. Kedua, Program S2 dan S3 Ilmu Biomedik FKUI dengan kelas bauran khusus IKN. Ketiga, pembukaan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Gunadarma tahun akademik 2027/2028.
Rangkaian kegiatan NHAS 2026 berlanjut pada Jumat (6/11/2026) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi gizi dan perilaku hidup bersih dan sehat, serta program IKN Healthy School Pilot.
Adapun pada Sabtu (7/11/2026), kegiatan dijadwalkan diisi dengan diskusi antarinstitusi, Night Fun Run, dan kegiatan budaya.
Kerja sama Otorita IKN, FKUI, dan Universitas Gunadarma tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan ketiga institusi yang ditandatangani pada 28 September 2026.
