Mayapada Hospital Buka-bukaan Pengalaman Investasi di IKN
Poin Penting
|
IKN, investortrust.id — Mayapada Hospital Nusantara mengungkapkan kemudahan perizinan yang diperoleh dalam pembangunan rumah sakit di Ibu Kota Nusantara (IKN). Rumah sakit tersebut memulai pembangunan pada November 2023 dan resmi beroperasi pada Oktober 2024.
Hal ini dikemukakan saat pelaksanaan Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 di IKN, Kalimantan Timur, Kamis (22/10/2026).
Baca Juga
Investor Belarus Lirik IKN, Bidik Peluang Bisnis Pupuk Potasium
Direktur Mayapada Hospital Nusantara, Farah Alkatiri, menyatakan proses perizinan melalui layanan satu pintu Otorita IKN membantu kelancaran pembangunan rumah sakit tersebut.
“Untuk perizinan, kami sebagai investor sangat dipermudah oleh Otorita IKN. Seperti yang tadi sudah disampaikan (progres pembangunan), perizinan pembangunan gedung tidak perlu menunggu lama dari Otorita IKN,” kata Farah dalam keterangan tertulis dikutip Senin (26/10/2026).
Mayapada Hospital dimiliki Dato' Sri Tahir melalui konglomerasi PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) atau Mayapada Group yang didirikan pada tahun 1986. Mayapada Hospital Nusantara di atas lahan seluas 1,1 hektare di IKN dengan investasi mencapai Rp 500 miliar. Rumah sakit ini memiliki kapasitas lebih dari 200 tempat tidur dan dilengkapi dengan instalasi gawat darurat (IGD) 24 jam.
Untuk layanan medis, Mayapada Hospital Nusantara menyediakan pusat unggulan atau centers of excellence yang komprehensif, mulai dari Cardiovascular Center, Oncology Center, Tahir Neuroscience Center, Gastrohepatology Center, Orthopedic Center, Tahir Uro-Nephrology Center, Obstetric & Gynecology Center, hingga Pediatric Center.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso menilai forum tersebut menjadi ruang bagi investor untuk menyampaikan peluang, kebutuhan, dan kendala investasi secara langsung kepada pemerintah.
“Hari ini kita akan berdiskusi langkah nyata berinvestasi di IKN. Ini adalah komitmen kami, Otorita IKN, mendengarkan segala solusi sekaligus hambatan di setiap langkah berinvestasi, termasuk di Ibu Kota Nusantara. Saya juga ingin menyampaikan bahwa pembangunan Nusantara adalah sinergi antara pemerintah dan swasta,” ujar Roi.
Dalam forum MIF 2026, Roi memaparkan sejumlah kemudahan berusaha di IKN, mulai dari tax holiday, super tax deduction, hingga layanan perizinan satu pintu. Otorita IKN juga memperkenalkan platform Investara (Invest Platform Nusantara) untuk membantu pelaku usaha mengeksplorasi peluang bisnis di Nusantara.
Baca Juga
FIABCI Tawarkan Potensi Investasi IKN US$ 30 Miliar di Kazakhstan
Selain Mayapada Hospital Nusantara, forum tersebut menghadirkan investor pelopor dari PT Star Bright International Investment, PT Dian Jaya Indonesia, dan PT Hauptstadt Indonesia Borneo.
MIF 2026 mengusung tema “Trade, Tourism, Investment, and Industry: Enhancing East Kalimantan’s Economic Transformation”. Forum ini turut mengundang perwakilan diplomatik dan perdagangan dari Bangladesh, Belarus, Tunisia, Filipina, Hong Kong, dan Spanyol untuk menjajaki peluang kerja sama di sektor perdagangan, industri, investasi, dan pengembangan kawasan.
Rangkaian MIF 2026 dimulai di Samarinda pada Rabu (21/10/2026), kemudian berlanjut di Nusantara pada Kamis (22/10/2026) untuk memperkenalkan peluang investasi dan mendengarkan pengalaman investor.
