Survei LSI Denny JA: Prabowo-Gibran Tembus 50,7%, Pilpres 2024 Satu Putaran Makin Dekat
JAKARTA, investortrust.id - Elektabilitas capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menembus angka 50,7%. Hal itu berdasarkan survei elektabilitas capres terbaru yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.
Dalam survei yang dilakukan LSI pada 16 Januari sampai dengan 26 Januari 2024, elektabilitas Prabowo-Gibran terpaut 28,7% dibanding posisi kedua yang dihuni capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang meraih 22%. Sementara, capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berada di posisi ketiga dengan 19,7%.
"Dari survei simulasi kertas suara, pemilu dan pilpres akhir Januari 2024, Prabowo–Gibran berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 50,7%. Jadi elektabilitas Prabowo-Gibran sudah mencapai atau sudah melewati magic number untuk satu putaran, yaitu di angka 50,7%. Posisi kedua Anies-Muhaimin dengan angka dukungan sebesar 22%. Kemudian diikuti pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan angka dukungan sebesar 19,7%," kata peneliti senior LSI Denny JA, Adji Al Fariby, Selasa (30/1/2024).
Dalam survei itu, terdapat 6,9% responden yang menyatakan belum memutuskan/rahasia/tidak tahu/tidak jawab. Adapun suara tidak sah sebesar 0,7%.
Hasil survei ini menjadi yang pertama kali menunjukkan Prabowo-Gibran memperoleh angka lebih dari 50%. Secara tren, elektabilitas Prabowo–Gibran terus naik. Bahkan, elektabilitas Prabowo-Gibran konsisten naik sekitar 3% dalam tiga survei terakhir. Pada survei akhir Desember 2023, elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 43,3%. Survei awal Januari 2024 terjadi kenaikan menjadi 46,6%.
"Saat ini di akhir Januari elektabilitas Prabowo-Gibran terus naik menjadi 50,7%," katanya.
Adjie memaparkan, Prabowo-Gibran berpotensi menang satu putaran jika tren kenaikan elektabilitas mereka terjaga. Dikatakan, dengan hasil survei ini, rentang elektabilitas Prabowo-Gibran berada di angka 47,8% hingga 53,6% karena margin of error survei ini plus minus 2,9%.
"Kalau kita hitung dengan margin of error survei plus minus 2,9%, kalau kita ambil angka optimisnya angka elektabilitas Prabowo bisa mencapai angka 53% untuk optimisnya. Untuk pesimisnya ada di angka 47%, tetapi kalau kita hitung konsistensi tren naiknya Prabowo-Gibran 4% sampai 7% kenaikannya dari satu bulan terakhir maka peluang satu putaran memang sangat besar terbuka karena tren naiknya dalam tiga kali survei terakhir selalu naik kurang lebih 4% sampai 7%. Sekarang waktu Pilpres 2024 ini tinggal 15 hari lagi, kalau asumsinya kenaikannya sama, kenaikannya konsisten maka memang pasangan ini di tanggal 14 Februari sangat besar potensi untuk menang satu putaran," paparnya.
Survei ini dilakukan LSI pada 16 Januari hingga 26 Januari 2024. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei berada di angka ± 2,9%. Survei ini dilengkapi dengan riset kualitatif.

