KSP Dudung Terima 11 Aspirasi Buruh yang Gelar Demo Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman menerima perwakilan buruh yang menggelar demonstrasi hari ini, Kamis (24/9/2026). Terdapat sekitar 11 poin aspirasi yang disampaikan perwakilan organisasi buruh kepada KSP Dudung.
"Hari ini saya menerima langsung perwakilan dari organisasi buruh dan langsung juga mendengarkan aspirasi mereka, kami menghargai para pimpinan-pimpinan serikat buruh yang memilih menyampaikan persoalan melalui dialog dan komunikasi dengan pemerintah," kata Dudung dalam konferensi pers di kantor KSP, Jakarta.
Baca Juga
Bertambah, Tersangka Kerusuhan seusai Demo di Depan Gedung DPR Jadi 49 Orang
Dudung berjanji akan meneruskan aspirasi yang disampaikan buruh kepada kementerian terkait dan DPR.
Ditekankan, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen terus memberikan perlidungan kepada buruh.
"Pada prinsipnya Bapak Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus pada perlindungan dan kesejahteraan buruh. Pada peringatan hari buruh 1 Mei 2026, Presiden menegaskan kita akan membela kepentingan buruh. Oleh karena itu, pemerintah selalu membuka ruang dialog dan mendengarkan aspirasi buruh untuk mencari solusi yang terbaik," katanya.
Sejumlah aspirasi yang disampaikan buruh kepada Dudung, di antaranya Undang-Undang Ketenagakerjaan, yang berpihak kepada buruh, kepastian kerja dan pencegahan penyalahgunaan outsourcing, kontrak, serta pemagangan. Rekan-rekan buruh juga meminta upah yang layak, perlindungan pekerja platform, jaminan pesangon, dan kebebasan berserikat.
Demonstrasi hari ini diikuti sekitar 18 konfederasi dan 147 federasi serikat pekerja dan buruh yang bergabung dalam koalisi besar perjuangan buruh Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum KASBI, Sunarno, mengatakan rute unjuk rasa hari ini dimulai dari Simpang Semanggi hingga area Bundaran Hotel Indonesia (HI). Buruh berencana akan menggelar demonstrasi di depan gedung DPR 29 September dan 5-7 Oktober 2026.
"Aksi ini akan kita lanjutkan tanggal 29 September di gedung DPR, juga tanggal 5, 6, 7 Oktober di gedung DPR juga, karena kami juga mendapatkan informasi bahwa akan ada pengesahan kira-kira di tanggal itu, di awal Oktober," ujar Sunarno.
Baca Juga
Polda Metro Jaya Tetapkan 45 Tersangka Kerusuhan saat Demo di Depan Gedung DPR
11 Tuntutan Buruh dalam Demo Hari Ini:
1. Mewujudkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan yang pro terhadap buruh.
2. Menjamin kepastian kerja, menghentikan eksploitasi sistem outsourcing dan pekerja kontrak, serta mencegah penyalahgunaan sistem pemagangan.
3. Menjamin hak buruh atas upah yang layak dan bermartabat, termasuk menghapus sistem koefisien nilai tertentu yang dinilai tidak jelas.
4. Menjamin dan melindungi pekerja platform, termasuk pekerja media, pengemudi ojek online (ojol), serta pekerja yang terdampak transisi iklim.
5. Menjamin hak pesangon buruh dan mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.
6. Memperkuat serikat pekerja dan menjamin kebebasan berserikat.
7. Menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja serta kesejahteraan pekerja sebagai tujuan utama pembangunan.
8. Memberikan sanksi dan menegakkan hukum terhadap perusahaan yang melanggar hak-hak buruh.
9. Menjamin dan melindungi buruh perempuan, termasuk terkait hak cuti haid agar pekerja tidak diwajibkan menyertakan surat dokter atau menyatakan dirinya sakit.
10. Memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan pekerja rentan lainnya.
11. Menjalankan program peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan keterampilan baru (reskilling) bagi buruh Indonesia untuk menghadapi peralihan dari pekerjaan konvensional menuju teknologi dan otomatisasi.
