Apresiasi Perbaikan Tata Kelola MBG, MUI Minta Sertifikasi Halal Dapur Gizi Digenjot
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memperbaiki tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Guna memperkuat kepercayaan publik, MUI mendorong BGN dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengakselerasi sertifikasi halal pada seluruh fasilitas penyedia makanan.
Niam menegaskan percepatan sertifikasi halal merupakan hal krusial sekaligus bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang Jaminan Produk Halal yang mewajibkan seluruh produk pangan beredar di Indonesia bersertifikat halal.
"Apresiasi atas langkah-langkah yang ditempuh Kepala BGN dalam perbaikan tata kelola program MBG. Untuk membangun kepercayaan publik serta menjamin kepatuhan pada undang-undang, perlu didorong akselerasi sertifikasi halal bagi MBG," ujar Niam dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mendorong BGN segera menerbitkan regulasi teknis beserta sistem pengawasan yang ketat. Di saat bersamaan, para pengelola dapur SPPG di tingkat operasional diharapkan bergerak cepat mengurus sertifikasi halal.
Menurutnya, penerapan prinsip halalan thoyyiban (halal dan baik) secara disiplin merupakan kunci utama untuk memberikan jaminan lahir dan batin bagi para penerima manfaat program.
Baca Juga
Menkeu: Realisasi Rp 134,2 Triliun, Program MBG Semakin Tepat Sasaran
"Dalam Islam, pangan yang dikonsumsi dipersyaratkan memenuhi standar halal dan thayyib. Halal terkait dengan material dan proses produksi, sedangkan thayyib terkait kelayakan dan keamanan pangan. Keseimbangan jaminan ini penting untuk mencegah berbagai potensi hal negatif," jelasnya.
Niam menambahkan bahwa jaminan kehalalan dan keamanan pangan akan meningkatkan keterterimaan masyarakat terhadap program strategis nasional ini.
"Pemberlakuan standar halal dan thayyib secara konsisten menjadi mekanisme utama dalam mewujudkan jaminan kehalalan dan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat program MBG," pungkas Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah tersebut.
