Wamenkominfo Sebut Jumlah Misinformasi di Pilpres 2024 Berkurang
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menyebut, jumlah misinformasi yang beredar di masyarakat pada pemilihan presiden (pilpres) kali ini jauh berkurang dibanding pada pemilu sebeumnya.
“Kalau kita lihat pemilu 2024 yang akan kita jalani kurang lebih dua pekan lagi, sampai hari ini terkait dengan misinformasi, disinformasi, maupun mal informasi itu jumlahnya jauh lebih berkurang ketimbang dua pemilu sebelumnya,” ujarnya, dalam sebuah diskusi secara virtual, Senin (29/1/2024).
Baca Juga
Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci terkait perbandingan jumlah misinfomasi yang beredar antara pemilu kali ini dan pemilu beberapa beberapa waktu belakangan.
Masih terkait misinformasi, lanjutnya, hal ini bisa dirasakan dari media sosial, termasuk informasi yang beredar lewat pesan singkat. Jika dulu informasi-informasi yang tidak bisa dipastikan kebenarannya banyak berseliweran di jagat maya hingga sampai ke grup pesan singkat keluarga, sekarang hal itu berkurang.
“Warga juga banyak yang merasakan dalam pemilu ini landai dalam artian ketegangannya, maupun penyebaran berita hoaks semakin sedikit,” kata Nezar.
Baca Juga
Kemenkominfo: Ada Aktivitas Bot Spamming di Akun X Salah Satu Cawapres
Dengan keadaan seperti saat ini, ia bersyukur dan berharap hal ini bisa terus berlanjut. Selain itu, pihaknya juga berupaya mengantisipasi secara lebih dini terkait penyebaran hoaks, disinfomasi, misinformasi, dan sebagainya.
“Dengan demikian kita bisa mendapatkan satu kualitas pemilu yang demokratis, jujur, adil dan masyarakat juga bisa lebih tenang untuk menentukan pilihannya,” terang Nezar.

