Kemenpar: Pariwisata Labuan Bajo dan TN Komodo Mulai Normal Pascagempa
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memastikan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo berangsur normal pascagempa M 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan keamanan wisatawan dan pelaku usaha pariwisata.
Pemantauan dilakukan melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Tim memeriksa kondisi akomodasi, destinasi wisata, fasilitas pariwisata, serta aksesibilitas di kawasan terdampak.
"Pelabuhan Marina Labuan Bajo saat ini telah kembali beroperasi normal. Akses pelayaran menuju Taman Nasional Komodo juga telah dibuka kembali," tulis keterangan Kemenpar, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga
BNPB Salurkan 398 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Sebut 59.647 Warga Mengungsi
Sejumlah destinasi utama seperti Pulau Padar, Loh Liang di Pulau Komodo, Loh Buaya di Pulau Rinca, dan Gili Lawa juga kembali beroperasi. Pada 17 Agustus 2026, jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut tercatat lebih dari 2.000 orang per hari.
Destinasi lainnya seperti Pulau Kelor dan Kampung Adat Todo di Manggarai juga masih beroperasi normal. Sementara itu, Batu Cermin telah kembali dibuka sejak 16 Agustus 2026.
Dari sisi akomodasi, mayoritas hotel besar di Manggarai Barat seperti Ayana, Crowne Plaza, Sudamala, Ta’aktana Marriott, dan Meruorah dilaporkan aman dengan kerusakan ringan. Pasokan listrik dan jaringan internet juga telah kembali normal.
Namun, sejumlah destinasi masih ditutup sementara demi keselamatan wisatawan. Destinasi tersebut antara lain Wae Rebo dan Ruteng Pu’u, Taman Nasional Kelimutu, TWAL Gugus Pulau Teluk Maumere, serta sejumlah kawasan wisata di Ngada dan Nagekeo.
Baca Juga
Kemenkes Kirim Dua Rumah Sakit Lapangan untuk Percepat Penanganan Korban Gempa NTT
Sektor penerbangan juga masih mengalami penyesuaian di sejumlah wilayah. Kemenpar mengimbau wisatawan yang hendak berkunjung ke Flores untuk memantau informasi resmi dan menghubungi hotline BPOLBF di 0811-3879-4555 sebelum keberangkatan.
"Pemulihan sektor pariwisata akan terus dilakukan bersama BPOLBF, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Keselamatan wisatawan dan masyarakat tetap menjadi prioritas, sembari menjaga aktivitas pariwisata dan ekonomi masyarakat NTT," tutup keterangan tersebut.
Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) juga mengabarkan bahwa per hari ini, Rabu (19/8/2026), jaringan komunikasi NTT sudah pulih 99%. Ada pun satu BTS yang masih bermasalah terus diperbaiki untuk memastikan aktivitas masyarakat kembali normal.

