Disambut Mensesneg, Jokowi dan Iriana Tiba di Istana Merdeka Jelang Upacara HUT RI
JAKARTA, investortrust.id - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Iriana Jokowi tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Tampak juga putra bungsu Jokowi sekaligus Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan istri Erina Gundono.
Baca Juga
Dewi Soekarno hingga Ma'ruf Amin Tiba di Istana Merdeka Jelang Upacara HUT RI
Jokowi tampak tiba di sisi barat Istana Merdeka sekitar pukul 09.25 WIB dengan menggunakan mobil boogie. Mengenakan pakaian adat asal Bali, mantan Gubernur DKI Jakarta itu disambut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bersama Wamensesneg Juri Ardiantoro dan Bambang Emo Suhariyanto.
Selain itu, Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) dan Wapres ke-13 RI Ma'ruf Amin juga turut menyambut Jokowi.
Jokowi dan Iriana bersama Ma'ruf Amin dan JK kemudian berjalan untuk mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi.
Sebelumnya, sejumlah keluarga presiden dan wapres terdahulu telah tiba di Istana Merdeka.
Berdasarkan pantauan, istri Presiden pertama RI Soekarno, Ratna Sari Dewi Soekarno tiba di pintu barat selasar Istana Merdeka. Mengenakan kebaya berwarna merah muda, Dewi Soekarno mengenang Istana Merdeka. Dewi mengungkapkan Istana Merdeka saat ini tampak berbeda dari terakhir kali didatanginya.
"Saya kaget sekali Istana-nya sudah ganti banyak ya, ada gedung yang dulu tidak ada. Dulu antara Istana Negara dan Istana Merdeka ada halaman yang besar sekarang ada gedung," katanya.
Dewi Soekarno berharap Indonesia makin maju.
Tak lama, Istri Wakil Presiden Ke-9 Soraya Hamzah Haz mengikuti upacara dengan mengenakan pakaian adat Minang. Soraya berharap Indonesia tetap jaya dan makmur. Selain itu, Soraya juga berharap Indonesia bersatu.
Baca Juga
Menkop Ferry di HUT ke-81 RI: Negara Harus Hadir Memerdekakan Rakyat Secara Ekonomi
"Harapan selalu saya berdoa untuk Indonesia tetap jaya dan makmur untuk rakyat Indonesia selalu sejahtera selalu bahagia dan selalu kompak dari ujung Merauke. Kekompakan itu lebih penting dan Indonesia kompas terbaik, cermin terbaik rakyat Indonesia untuk negara lain tetap Indonesia merdeka," kata Soraya.

