3.500 Orang Bakal Hadiri Upacara HUT RI di IKN, Ada 40 Investor Pelopor
Poin Penting
|
IKN, investortrust.id - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan persiapan upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah rampung. Bahkan, dari 3.500 peserta yang hadir di antaranya adalah 40 investor pelopor saat tahap pertama calon ibu kota ini mulai dibangun.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan OIKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi menyatakan, gladi bersih upacara telah dilakukan dengan melibatkan seluruh pelaku dan sebagian peserta upacara.
"Tadi sudah kami lakukan gladi bersih, libatkan semua pelaku dan juga sebagian peserta upacara, semuanya berjalan dengan baik," kata Thomas di Taman Kusuma Bangsa IKN, Kalimantan Timur, Minggu (16/8/2026).
Thomas juga menyampaikan, upacara pengibaran bendera akan dimulai pada Senin (17/8/2026) pukul 07.30 WITA. Upacara tersebut akan dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN. Menurutnya, upacara tahun ini tetap mempertahankan kekhidmatan meskipun berlangsung dalam kondisi efisiensi.
"Yang membedakan dengan tahun lalu, kita lihat bersama bahwa hari ini kita tetap menjaga hikmat di saat kita sementara efisiensi, tapi tidak mengurangi hikmat dan maknanya," ujarnya.
Thomas menyebut upacara pengibaran bendera akan diikuti sekitar 3.500 peserta. OIKN juga menyediakan ruang bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung perayaan HUT Kemerdekaan RI di IKN.
"Jumlah peserta untuk besok semuanya 3.500 orang. Kami juga membuka ruang bagi para penonton," ungkapnya. Sementara itu, jumlah peserta pada upacara penurunan bendera pada sore hari akan mencapai 2.500 orang.
Thomas menjelaskan, upacara pengibaran bendera digelar di Plaza Seremoni, bukan di depan Istana Negara IKN. Dikatakan, lokasi tersebut menyesuaikan dengan pejabat yang memimpin upacara.
"Kalau di depan istana negara, kalau dipimpin oleh Bapak Presiden, karena dipimpin oleh Kepala Otorita maka kita di plaza seremoni. Itu sudah merupakan protokol upacara yang harus kami taati," terangnya.
Untuk rangkaian kegiatan pada Minggu (16/8/2026) malam, OIKN menggelar Malam Kehormatan dan Malam Renungan Suci. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menghormati arwah para pahlawan dan mengenang perjuangan mereka.
"Makna lebih jauh adalah bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini dengan melakukan pengabdian pelayanan yang terbaik untuk masyarakat," ucap Thomas.
Dalam pelaksanaan upacara tahun ini, OIKN juga mengundang investor yang telah melakukan groundbreaking di IKN. Thomas menyebut sekitar 40 investor pelopor telah mengonfirmasi kehadiran.
Baca Juga
Wapres Gibran Berkantor di IKN Tahun Ini, OIKN: Tinggal Isi Furnitur
"Investor berdasarkan informasi ada kurang lebih 40-an yang merupakan investor pelopor itu akan hadir. Sudah konfirmasi akhir kepada kami," beber Thomas.
Selain investor, OIKN turut mengundang seluruh tenant yang telah beroperasi serta pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan IKN. Thomas menuturkan, perwakilan Swissotel Nusantara juga akan hadir dalam rangkaian perayaan tersebut.
Upacara Bendera
Adapun pelaksanaan upacara pengibaran bendera di IKN tidak diselaraskan dengan detik-detik Proklamasi di Jakarta dikarenakan dimulai lebih pagi pada pukul 07.30 WITA.
"Kalau kita menyesuaikan detik-detik proklamasi dengan Jakarta, itu memang agak panas banget di sini. Tetapi kita setelah upacara kita akan bergabung live streaming dengan istana di Jakarta," kata Thomas.
Otorita juga mengundang Kesultanan Kutai Kartanegara serta empat kesultanan lainnya yaitu Kesultanan Paser, Berau, dan Bulungan. Menurut Thomas, Sultan Kutai Kartanegara telah menyatakan kesediaannya untuk hadir pada upacara 17 Agustus di pagi hari.
"Beliau sudah menyatakan untuk bersedia hadir pada besok. Upacara pagi, siang penurunan (bendera) beliau berhalangan. Diwakilkan kalau untuk upacara sore. Ada lima kesultanan kita undang semuanya," jelasnya.
Sejumlah tamu dari Jakarta juga dijadwalkan hadir, termasuk Angklung Suara Mandiri, Komisi Nasional Disabilitas, serta 35 orang dari PSSI U-17.
Disamping itu, tidak ada jajaran menteri maupun wakil menteri yang dijadwalkan hadir dalam upacara di IKN dikarenakan Presiden Prabowo Subianto selaku Kepala Negara berada di Istana Merdeka pada hari Kemerdekaan Tanah Air.
"Tidak ada. Karena kita otorita setingkat kementerian, maka cukup oleh Bapak Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara," tutup Thomas.

