Prabowo Ungkap Negara-Negara Timur Tengah Ingin Punya Senjata Nuklir
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan negara-negara di Timur Tengah ingin memiliki senjata nuklir. Keinginan negara-negara Timur Tengah ini imbas dari eskalasi konflik yang terus berlangsung di kawasan tersebut.
Hal ini diungkapkan Prabowo dalam taklimatnya saat bertemu pengusaha Kadin se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Baca Juga
Prabowo Tekankan Kekayaan Alam Indonesia adalah Kekuatan sekaligus Tantangan Geopolitik
"Sore tiap malam kita lihat dalam berita-berita eskalasi, eskalasi, eskalasi. Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir," ungkap Prabowo.
Saat ini, kata Prabowo, Arab Saudi juga menginginkan memiliki senjata nuklir. Hal itu akan memengaruhi negara-negara lain, termasuk Mesir.
"Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir. Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirat juga mau punya senjata nuklir. Qatar juga mau punya senjata nuklir. Mesir juga mau punya senjata nuklir," kata Prabowo.
Dalam kesempatan ini, Prabowo menjelaskan penyebab Timur Tengah kerap dilanda konflik. Dikatakan, konflik yang terjadi disebabkan kawasan tersebut kaya akan sumber daya alam, termasuk gas, minyak, dan mineral lainnya.
"Kenapa ribut di Timur Tengah? Timur Tengah banyak gas, banyak minyak, dan banyak mineral-mineral lain. Berkecamuklah perang sudah ratusan tahun di situ," kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan Buat Indonesia Percaya Diri Hadapi Ketidakpastian Global
Kepala Negara mengingatkan politik adu domba atau divide et impera bukan sekadar tulisan di buku sejarah. Ditekankan politik adu domba nyata adanya.
"Jadi saudara-saudara, ini saya dengan panjang lebar saya tekankan kembali ke saudara-saudara karena apa yang kita bahas sedang, sedang terjadi di depan mata kita," tegasnya.
