KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp 50 Juta, Wamendagri Ingatkan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto merespons langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM yang menggelar sayembara bagi warga dapat menangkap begal dengan hadiah mencapai Rp 50 juta. Respons itu disampaikan Bima Arya saat akan menghadiri rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Bima mengatakan, Kemendagri mempersilakan para kepala daerah untuk berkreasi dan berinovasi dalam mengatasi persoalan di daerah masing-masing, termasuk terkait begal. Namun, Bima Arya mengingatkan untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum karena persoalan begal berkaitan erat dengan persoalan pidana.
"Saya kira teman-teman kepala daerah harus memastikan bahwa semua berjalan dalam koridor hukum, memastikan bahwa sistem itu bekerja dan melakukan koordinasi antara pemerintah daerah dengan aparat. Itu yang paling pokok, yang maksimal begitu ya," kata Bima di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Baca Juga
Dedi Mulyadi Bikin Sayembara Tangkap Begal, Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli
Bima Arya mengatakan, inovasi yang dilakukan kepala daerah jangan sampai mengurangi koordinasi dengan aparat penegak hukum. Ditegaskan, koordinasi kepala daerah bersama APH di daerah dan jajaran pemda merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah. Salah satunya dengan melakukan patroli bersama.
"Jadi kalaupun ada inovasi-inovasi lain itu tidak berarti melemahkan penegakan hukum. Dan menurut saya patroli itu kunci. Patroli itu memberikan kesan bahwa pemerintah dan aparat itu hadir di lapangan. Jadi jangan langsung melompat menurut saya ke inovasi-inovasi yang lain," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau KDM membuat sayembara Rp 5 juta hingga Rp 50 juta bagi warga yang dapat menangkap begal dalam keadaan hidup. Sayembara ini digelar mengingat maraknya aksi begal di Jawa Barat terutama di Bandung Raya.
“Saya memberikan sayembara kepada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok, kami siapkan hadiah dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup,” kata KDM melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71. Kamis (23/7/2026)
Baca Juga
Warga Baduy Dibegal di Jakpus dan Ditolak RS, Menko Pratikno: Ya Allah, Kami Lacak
KDM mengatakan terus melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya. KDM meminta mobil patroli Polda Jawa Barat untuk siaga setiap malam dan lampu tanda bahaya harus terus menyala.
“Satpol PP dan Damkar bersiaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi segala kemungkinan dalam setiap waktu,” katanya.
