Masukan Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi, Istana Pastikan Latsarmil Calon Manager KDKMP Tetap Berjalan
JAKARTA, investortrust.id - Istana Kepresidenan melalui Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menyatakan, pemerintah mendengar dan memperhatikan berbagai masukan pemerintah terkait pelatihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manager Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih. Masukan dari masyarakat itu menjadi bahan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap program latsarmil setelah lima peserta SPPI calon manager Kopdes Merah Putih meninggal dunia.
"Tentu saja masukan dari masyarakat, dari berbagai pihak untuk peristiwa itu tentu didengar oleh pemerintah, diperhatikan, dan itu menjadi bahan untuk mengevaluasi supaya proses pelatihan ini menjadi lebih baik," kata Juri di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Baca Juga
5 Calon Manajer Koperasi Meninggal saat Latsarmil, PBHI Desak Militerisasi Ruang Sipil Dihentikan
Namun, Juri mengatakan, program latsarmil bagi peserta SPPI calon manager KDKMP tetap berlanjut. Hal ini lantaran program latsarmil tersebut sudah berlangsung.
"Secara umum tentu karena proses ini sudah berlangsung dan memang tenaga manajer untuk Koperasi Merah Putih juga harus segera bekerja sehingga pelatihan tetap jalan terus. Tetapi masukkan dari berbagai pihak tentu diperhatikan," katanya.
Juri menjelaskan alasan peserta SPPI calon manager Kopdes Merah Putih menjalani latsarmil. Menurutnya, calon manager tidak hanya dibekali keterampilan manajerial di dalam mengelola Kopdes Merah Putih, tetapi juga dibekali agar menjadi manajer yang memahami dan memiliki komitmen kuat untuk kebangsaan.
"Jadi latihan-latihan yang sifatnya pembekalan pada mental, ideologi itu yang juga diberikan kepada mereka. Jadi semuanya tetap berjalan, tetapi diperbaiki, dievaluasi supaya lebih baik," katanya.
Meski demikian, Juri belum membeberkan aspek yang akan dievaluasi. Termasuk saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan dihilangkannya materi pelatihan fisik dalam program latsarmil tersebut. Juri hanya menyebut evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan oleh pihak panitia.
Baca Juga
Legislator Desak Kemenhan Hentikan Sementara Latsarmil setelah 5 Peserta SPPI Meninggal
"Ya, evaluasi itu atau perbaikan-perbaikan itu terus ya dilakukan. Tapi intinya adalah memitigasi supaya tidak terjadi masalah seperti yang sudah terjadi meninggalnya lima orang. Jadi, insyaallah ke depan sudah diantisipasi supaya tidak terjadi korban," katanya.
