Sebut Pengusaha Indonesia Banyak Dosa, Prabowo: Kita Tutup dan Bangkit ke Depan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto berkelakar dengan menyebut para pengusaha Indonesia memiliki banyak dosa. kelakar itu dilontarkan Prabowo dalam sambutannya saat pembukaan Munas Hipmi di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).
Prabowo mengaku sudah lama mengenal banyak tokoh pengusaha yang tergabung dalam HIPMI. Prabowo berkelakar memahami karakter dan perjalanan para pengusaha yang tergabung dalam Hipmi karena telah mengenal mereka sejak lama.
Baca Juga
"Pengusaha Indonesia banyak dosanya. Betul? Lo enggak bisa bohong sama gue, gue udah ngerti lo. Itu tokoh-tokoh Hipmi ini gue kenal dari kecil. Bambang Wiyogo gue kenal waktu dia masih punya rambut. Ini semua satu-satu gue kenal semua itu. Bang Latief (pendiri Hipmi, Abdul Latief) gue kenal juga," kata Prabowo.
Meski demikian, Prabowo mengajak seluruh pengusaha untuk tidak melihat masa lalu dan fokus menatap masa depan. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah membangun optimisme dan bekerja bersama demi kemajuan bangsa.
"Sudahlah ya, enggak apa-apa. Dosa kita tutup. Kita bangkit ke depan," tuturnya.
Kepala Negara mengingatkan para pengusaha untuk tidak mencoba melanggar hukum. Dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence saat ini, sangat mudah untuk menemukan penyimpangan.
"Sekarang, jangan coba-coba melanggar hukum. Saudara akan kalah, kenapa? Sekarang ada teknologi. Sekarang ada AI. Ada kecerdasan. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit. Kontrak setebal ini 5 menit. Jadi saudara-saudara mari kita raih masa depan yang baik, kita kuasai, kita kendalikan semua untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat kita," tegasnya.
Baca Juga
Prabowo Ungkap Alasan Setia Pakai Mobil Maung, meski Sunroof Bocor
Prabowo meyakini dengan kerja sama seluruh pihak Indonesia akan menjadi negara hebat. Bahkan, proyeksi sejumlah kalangan menyebut Indonesia akan menjadi negara terbesar keempat di dunia pada 2045.
"Dan pada saat itu 2045 adalah, 19 tahun lagi kan? 20 tahun lagi ya. 20 tahun lagi saudara-saudara berada di puncak kariermu. Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa. Kalau dipanggil Yang Maha Kuasa aku lihat, tetap saya monitor kalian. Kalau kalian kurang ajar, malam-malam aku turun nyari kau. Jangan main2 kau. Kau melanggar, berkhianat Merah Putih, aku turun, aku cari kau." katanya.

