Zulhas Salah Beri Informasi, Prabowo: Perlu Di-reshuffle Enggak?
JAKARTA, investortrust.id - Momen menarik terjadi saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (23/5/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat melontarkan canda dengan meminta pendapat para hadirin apakah Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) perlu diganti atau di-reshuffle atau tidak..
Momen itu bermula seusai Prabowo menyapa para pejabat yang hadir. Mengawali sambutannya, Prabowo mengaku bersyukur karena diundang untuk hadir dalam panen raya udang.
Baca Juga
Bertemu Prabowo, Gubernur BI dan Menteri Era SBY Berbagi Pengalaman saat Krisis 2008
"Jadi terima kasih saya diundang ke sini, Desa Karang Duwur," kata Prabowo.
Namun, nama desa yang disebut Prabowo diklarifikasi oleh sejumlah hadirin. Bahkan, Prabowo meminta salah seorang warga untuk naik ke atas panggung untuk menyampaikan nama desa yang tepat.
"Desa Tegal Retno Kecamatan Petahanan," kata warga tersebut.
Aduh ini, Menko ini salah nama," kata Prabowo.
"Salah pak," kata Zulhas.
Prabowo pun meminta pendapat mengenai nasib Zulhas.
"Perlu di-reshuffle tidak?" tanya Prabowo kepada para hadirin.
"Jangan," jawab hadirin.
"Jangan? Untung rakyat sayang sama kamu (Zulhas)," kata Prabowo sambil berseloroh.
Baca Juga
98 Resolution Network Beberkan Program Prabowo yang Sejalan Mandat Reformasi 98
Prabowo mengaku bangga dapat hadir dalam panen raya udang ini. Dikatakan, Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Desa Tegal Retno ini cukup menjanjikan dengan kualitas standar internasional. Selain itu, tambak udang seluas 65 hektare ini juga sangat produktif dengan hasil mencapai 40 ton per hektare.
"Tadi saya diberi laporan, satu hektare bisa menghasilkan 40 ton dan harganya sangat bagus. Harganya Rp 70.000 per kilogram paling rendah. Jadi per ton Rp 70 juta. Jadi ini sangat bagus, sangat produktif, lapangan kerja yang terserap berapa? 650 orang setempat," katanya.

