Prabowo Peringatkan Menteri: Nggak Beres 2 Tahun, Diganti!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan mengganti menteri Kabinet Merah Putih yang tidak menunjukkan kinerja baik dalam dua tahun pertama masa pemerintahan.
“Menteri saya bilang, ‘5 tahun maksimal. Nggak beres 2 tahun, sudah diganti’,” tegas Prabowo saat menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2027 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Prabowo menambahkan, tidak ada pejabat yang kebal dari evaluasi, termasuk aparatur sipil negara (ASN). “Tidak ada orang yang tidak bisa diganti. Rakyat menuntut pemerintah yang benar dan baik. Jangan mentang-mentang sudah jadi ASN tidak bisa diberhentikan,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah bekerja cepat dan tidak santai dalam melayani masyarakat. “Bangsa dan rakyat menuntut pekerjaan yang cepat. Jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha, pemerintah yang kumaha engke wae,” ucap Prabowo.
Pada kesempatan itu pula, Kepala Negara meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengevaluasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) apabila dinilai tidak mampu memperbaiki pelayanan.
“Saya ingatkan kembali, untuk kesekian kali, bea cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidak mampu, segera diganti,” tandas Prabowo.
Prabowo mengaku, dirinya masih banyak mendapat laporan dari para pengusaha yang mengeluh karena mendapati pungutan liar (pungli). Menurutnya, pemerintah yang dipimpin harus berani memperbaiki semua institusi.
“Kita harus bertekad terus membangun pemerintah yang kuat, pemerintah yang profesional, pemerintah yang tidak korup. Kita harus bersama-sama menjaga semua,” tutur Presiden ke-8 RI itu.

