Prabowo Emosi Soal Kolusi Aparat dan Kapitalis: Budaya Ini Tak Boleh Diteruskan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap praktik kolusi aparat dengan kelompok pemodal yang dinilai merugikan rakyat. Prabowo menegaskan budaya tersebut tidak boleh lagi diteruskan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Belajar dari kasusu Marsinah, Prabowo menilai tragedi itu menjadi contoh buruk kolusi antara aparat dan kelompok kapitalis.
“Akhirnya hari ini saya baru sadar, baru paham, kolusi aparat dipakai oleh kapitalis-kapitalis tertentu. Dan budaya ini tidak boleh kita teruskan,” kata Prabowo sambil memukul podium.
Presiden juga mengingatkan kepada seluruh aparat negara harus bekerja untuk kepentingan rakyat. Menurutnya, aparat tidak boleh justru menjadi alat penindasan terhadap masyarakat kecil.
Baca Juga
Prabowo: Sejumlah Negara Minta Urea RI, Australia Impor 500 Ribu Ton
“Semua aparat dari yang tertinggi sampai yang terendah harus mati untuk rakyat, bukan malah menindas rakyat,” ujarnya.
Ia mengingatkan penegakan hukum harus berjalan tegas tanpa perlindungan terhadap pihak tertentu. Prabowo menegaskan dirinya tak mau mendengar adanya aparat yang membekingi pelanggaran hukum.
“Saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum, keadilan, dan kebenaran. Tidak boleh backing-backing macam-macam,” katanya.
Sebelumnya, Prabowo menegaskan agar jajarannya dapat mengemban amanat dengan jujur dan bertanggung jawab. Jika tidak, ia menjamin bahwa proses hukum akan tetap berlaku tanpa pandang bulu.

