Target Saham BCA (BBCA) Direvisi Naik, Potensi Cuan Makin Besar
JAKARTA, investortrust.id – CGS CIMB Sekuritas merevisi naik target harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dari Rp 10.700 menjadi Rp 10.900 dengan rekomendasi add. Revisi naik mempertimbangkan NIM yang lebih tinggi dan biaya kredit (CoC) lebih rendah.
Sedangkan pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) intraday sesi I, Kamis (1/2/2024), saham BBCA melesat Rp 125 (1,31%) menjadi Rp 9.675 dengan harga tertinggi level Rp 9.700.
Baca Juga
Kinerja Sesuai Ekspektasi, Saham BCA (BBCA) Direkomendasikan Beli
Riset CGS CIMB Sekuritas dikutip, Kamis (1/2/2024), menyebutkan bahwa BBCA cetak kenaikan laba bersih sebanyak 19,4% menjadi Rp 48,6 triliun tahun ini. Total kredit bertumbuh 13,9% didukung segmen korporasi, UMKM, dan konsumer.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan NIM sebanyak 20 bps menjadi 5,5% tahun 2023. Kenaikan didorong peningkatan volume dan pergeseran bauran ke aset dengan imbal hasil lebih tinggi.
Baca Juga
Simak Target Terbaru Saham BBCA Usai Umumkan Lompatan Laba Rp 48,7 Triliun
Perseroan juga tengah membuka peluang untuk menaikkan bunga pinjaman berkisar 25-50 bps tahun ini. Di sisi lain, tingkat bunga deposito berjangka akan diturunkan. Hal ini menjadikan NIM perseroan tahun ini diharapkan berada dalam kisaran 5,5-5,6%.
Perseroan juga menunjukkan perbaikan biaya kredit (CoC) sekitar 30 bp dan ditargetkan cenderung stabil sekitar 30-40 bp tahun 2024. Begitu juga LAR membaik menjadi 6,9% pada Desember 2023 dan menunjukkan tren perbaikan mengarah 4-6% tahun 2024.

