Emiten Kabel Low Tuck Kwong (VOKS) Sambut Pengendali Baru, Nilai Transaksi Rp 403,56 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Low Tuck Kwong, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) mengumumkan perubahan pengendali baru setelah terjadinya transaksi antar pemegang saham.
Direktur Utama PT Voksel Electric Tbk David Lius menyampaikan, holding investasi dan perdagangan asal Hong Kong, Hengtong Optic-Electric International Co., Ltd (Hengtong) telah melakukan transaksi pembelian atas saham-saham milik pemegang saham penjual sebanyak 1,78 miliar, yang mewakili sekitar 42,97% dari seluruh jumlah modal yang ditempatkan dan disetor Perseroan.
"Harga pembelian saham yang dilakukan Hengton sebesar Rp 226 per lembar saham. Transaksi ini terjadi pada tanggal 22 Desember 2023,’’ urai David Lius dikutip dari keterbukaan informasi yang dilansir, Kamis (28/12/2023).
Baca Juga
Hingga September, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Ini Turun Segini
Melalui transaksi tersebut, Hengtong menggelontorkan investasi Rp 403,56 miliar. ‘’Atas pelaksanaan transaksi, Hengtong kemudian menjadi pemegang saham pengendali baru Perseroan,’’ urai David Lius.
Lebih lanjut dikatakan, rencana transaksi tidak akan berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan.
Namun sesuai peraturan yang berlaku pengambilalihan perusahaan terbuka membawa konsekwensi kewajiban tender offer atas saham-saham yang beredar di publik.
Sebagai catatan, sebelum transaksi ini Hengtong telah memiliki sebanyak 1,25 miliar atau 30,08% saham Voksel Electric melalui DBS Vickers (Hong Kong) Ltd, selaku perantara pedagang efek Hengtong.
Baca Juga
Genggam US$ 38,7 Miliar, Prajogo Pangestu Taklukkan Low Tuck Kwong hingga Hartono Bersaudara
Dengan tambahan kepemilikan baru, maka Hengtong akan menguasai sebanyak 3,03 miliar saham VOKS atau 73,05%, sekaligus bertindak sebagai pemegang saham pengendali baru VOKS.
Sebagaimana diketahui Voksel Electric merupakan perusahaan manufaktur kabel, yang kepemilikan sahamnya terbesar pada beberapa pihak. Salah satunya Low Tuck Kwong yang menggenggam 329.331.640 lembar saham atau sekitar 7,93%.
Sedangkan kepemilikan publik tercatat sebanyak 1,14 miliar lembar saham atau ekitar 27,4% saham. Sayangnya Manajemen VOKS tidak merinci pihak-pihak penjual saham, apakah termasuk Low Tuck Kwong kepada Hengtong.
