Saham Sari Boga (RAFI) Dinilai Kemurahan, Harga Disebut-sebut Menuju Rp 100
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT Sari Boga Kreasi Tbk (RAFI) disebut-sebut berpotensi menguat menuju level Rp 100 dalam waktu dekat. Harga saham RAFI saat ini dinilai sudah terlalu murah dan tak lagi mencerminkan valuasi perseroan.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu, saham RAFI ditutup pada level Rp 54 per saham.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Naik, BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasi Sell BDMN, ASII, dan AMRT
Seorang sumber dari pasar menyebutkan bahwa harga saham tersebut sudah terlalu murah, jika dilihat angka-angka kinerja keuangan perseroan. Di antaranya, pendapatan berhasil terdongkrak menjadi Rp 228,96 miliar pada semester I-2023, dibandingkan peridoe sama tahun lalu Rp 50,11 miliar. Laba usaha juga melesat dari Rp 4,31 miliar menjadi Rp 17,86 miliar.
Belum lagi laba bersih periode berjalan perseroan yang melambung dari Rp 4,95 miliar menjadi Rp 102,03 miliar. Lompatan laba bersih tersebut didukung pendapatan Revaluasi pembelian properti Investasi Rp 89,21 miliar.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Naik, BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasi Sell BDMN, ASII, dan AMRT
Lompatan laba bersih tersebut menjadikan laba per saham dasar perseroan mencapai Rp 32,41 per saham, sehingga PER perseroan sangat rendah sekali hanya mencapai 0,83 kali. Margin keuntugan bersih perseroan juga tergolong sangat besar mencapai 44,28% dengan ROE sekitar 72,82%.
Ekspektasi penguatan harga RAFI, terang sumber tersebut, didukung ekspansi melalui akuisisi maupun organik untuk menggarap pasar luar negeri. Perseroan juga mulai membidik ekspor produk beras organic dan gula.

