IHSG Dibuka Naik Tipis 9,45 Poin, Sahham UANG Lanjutkan Lompatan Harga
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/3/2026), dibuka naik tipis 9,45 poin (0,13%) menjadi 7.398. Penguatan berbanding terblalik dengan pasar saham Asia yang bergerak melemah.
Penguatan ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti industry, energi, konsumer non primer, infrastruktur, property, transportasi, dan keuangan. Sisanya mengalami penurunan.
Baca Juga
Target Harga Saham United Tractors (UNTR) Direvisi Naik Jadi Rp 33.000, Ditopang Arus Kas Kuat
Di tengah penguatan, tersebut, sejumlah saham ini catatkan penguatan pesat pagi ini, yaitu saham CSMI naik 16,25% menjadi Rp 93, UANG menguat 14,85% menjadi Rp 4,960, dan KUAS menguat 16% menjadi Rp 101.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 51,51 poin (0,69%) menjadi 7.389 disertai dengan investor asing catat penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 938,66 miliar. Net sell terbanyak melanda saham MEDC senilai Rp 336,49 miliar, BBCA mencapai Rp 261,93 miliar, dan BUMI sebanyak Rp 137,29 miliar.
Baca Juga
Penurunan indeks dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi turun 2,01%, sektor material dasar 2,03%, sektor konsumer primer 0,56%, sektor infrastruktur 0,96%, dan sektor transportasi 0,35%. Sebaliknya sektor teknologi, property, keuangan, dan kesehatan naik.
Sebaliknya saham dengan penguatan paling pesat dipimpin saham emiten Happy Hapsoro, yaitu UANG dengan penguatan 24,93% menjadi Rp 4.310. Disusul NETV naik 24,71% menjadi Rp 106, ALKA naik 24,11% menjadi Rp 875, DEFI menguat 23,60% menjadi Rp 110, dan AGAR naik 22,43% menjadi Rp 262.

