Harga Emas Antam Turun ke Rp 1,945 Juta, Pasar Tunggu Rilis Inflasi AS dan Sinyal The Fed
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas Antam hari ini Senin (11/8/2025) yang dipantau dari laman Logam Mulia mencapai Rp 1,945 juta atau turun Rp 6.000 dari Minggu (10/8/2025) Rp 1,951 juta per gram di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) sebagai petunjuk suku bunga The Fed.
Adapun rekor tertinggi harga emas Antam (ANTM) sepanjang masa (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,016 juta per gram yang dicetak pada 22 April 2025.
Baca Juga
Indonesia Perlu Belajar dari Thailand dalam Inovasi Kemasan Produk Mamin untuk Dorong Ekspor
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 1,791 juta atau melemah Rp 6.000 dari sebelumnya Rp 1,797 juta.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas global yang melemah pada perdagangan Senin (11/8/2025). Dikutip dari Reuters, harga emas hari ini melemah 0,7% menjadi US$ 3.376,67 per ons. Setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 23 Juli pada perdagangan Jumat lalu.
Sedangkan harga emas berjangka AS untuk kontrak Desember terkoreksi 1,5% ke US$ 3.439,7.
Baca Juga
Harga Emas Melambung Gara-gara Trump dan Harapan Penurunan Bunga The Fed
Di tengah meredanya ketegangan geopolitik yang mengurangi permintaan aset safe haven, pasar kini fokus pada rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.
Analis memperkirakan dampak tarif impor akan mendorong inflasi inti naik 0,3% menjadi laju tahunan 3,0%, menjauh dari target 2% The Fed.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1.022.500
- Emas 1 gram: Rp 1.945.000
- Emas 2 gram: Rp 3.830.000
- Emas 3 gram: Rp 5.720.000
- Emas 5 gram: Rp 9.500.000
- Emas 10 gram: Rp 18.945.000
- Emas 25 gram: Rp 47.237.000
- Emas 50 gram: Rp 94.395.000
- Emas 100 gram: Rp 188.712.000
- Emas 250 gram: Rp 471.515.000
- Emas 500 gram: Rp 942.820.000
- Emas 1.000 gram: Rp 1.885.600.000

