Merosot 36%, Japfa Comfeed (JPFA) Kantongi Laba Rp 945,92 Miliar Tahun 2023
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pakan ternak, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 945,92 miliar, merosot 36,55% year on year (yoy), dibanding Rp 1,49 triliun di tahun buku 2022.
Berdasarkan laporan keuangan audited, yang dikutip, Jumat (01/03/2024) disebutkan, penurunan laba bersih tersebut membuat laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melorot menjadi Rp 80 per 31 Desember 2023, dari Rp 122 pada 31 Desember 2022.
Baca Juga
Pertamina Geothermal (PGEO) Catat Pertumbuhan Laba 28% Jadi US$ 163,57 Juta
Penurunan laba Japfa terutama disebabkan oleh kenaikan beban pokok penjualan menjadi Rp 43,66 triliun pada tahun 2023 atau naik 10,83% secara year on year, dari Rp 41,28 triliun pada tahun buku 2022.
Meski begitu Perseroan mampu mencatat kenaikan penjualan bersih menjadi Rp 53,17 triliun, naik 4,49% yoy dari Rp 48,97 triliun di tahun buku 2022.
Alhasil laba kotor Perseroan tercatat sebesar Rp 7,51 triliun per 31 Desember 2023, turun dibanding Rp 7,68 triliun pada periode 31 Desember 2022.
Baca Juga
Setelah memperhitungkan beban penjualan dan pemasaran, beban umum dan administrasi serta keuantungan yang timbul dari perubahan nilai wajar asset biologi serta pendapatan lainnya, JPFA membukukan EBITDA sebesar Rp 1,26 triliun, turun dalam disbanding periode yang sama tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp 1,95 triliun.
Dari sisi neraca, JPFA tercatat memiliki total asset sebesar Rp 34,10 triliun per 31 Desember 2023, meningkat dibanding periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 32,69 triliun.
Sedangkan posisi liabilitas tercatat naik menjadi Rp 19,94 triliun per 31 Desember 2023 dari Rp 19,03 triliun per 31 Desember 2022. Adapun ekuitas Perseroan mengalami kenaikan menjadi Rp 14,16 triliun dibanding Rp 13,65 triliun.

