Net Sell Jumbo Rp 2,62 Triliun Saat IHSG Rebound, Saham DUTI hingga TLKM Dilepas Investor Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,62 triliun di seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/3/2026), ditutup melambung sebanyak 103,54 poin (1,41%) menjadi 7.440.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham DUTI senilai Rp 559,26 miliar, BBRI senilai Rp 437,49 miliar, PTRO mencapai Rp 186,10 miliar, BNBR senilai Rp 166,43 miliar, dan TLKM mencapai Rp 122,98 miliar.
Baca Juga
Kepala Bappisus Sebut Prabowo All Out Antisipasi Dampak Perang AS-Israel vs Iran
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) saham melanda ITMG senilai Rp 80,23 miliar, MEDC mencapai Rp 72,88 miliar, AADI senilai Rp 47,80 miliar, PTBA sebanyak Rp 25,94 miliar, dan RLCO mencapai Rp 19,15 miliar.
Kenaikan hari ini sejalan dengan penguatan mayoritas indeks saham di Asia. Adapun sektor penopang adalah saham material dasar naik 4,42%, sektor industry menguat 2,86%, sektor energi 2,06%, sektor property 2,17%, sektor transportasi 2,20%, sektor konsumer primer 2,58%, infrastruktur 1%, dan keuangan 0,99%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi.
Kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan sejumlah saham big cap berikut, seperti MBMA, TINS, INKP, TKIM, DSSA, EXCL, AMMN, ASII, GGRM, dan PGUN,
Baca Juga
Di tengah kenaikan tersebut, saham ini catatkan penguatan pesat, seperti saham INPC naik 32,67% menjadi Rp 199, LRNA naik 25,71% menjadi Rp 220, NETV naik 25% menjadi Rp 85, ALKA menguat 24,78% menjadi Rp 705.
Kemarin, IHSG ditutup turun parah sebanyak 248,32 poin (3,27%) menjadi 7.337. Bahkan, IHSG intraday sesi I sempat anjlok lebih dari 5,5% menjadi 7.156.
Penurunan dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 4,59%, sektor energi 4,33%, sektor industry 4,04%, sektor property 4,57%, sektor transportasi 5,22%, sektor konsumer non primer 3,50%, dan sektor infrastruktur 3,75%.

