IHSG Tegerus 2,52% Hanya dalam 20 Menit Transaksi, Sebaliknya IFSH dan SOTS Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/3/2026), telah anjlok sebanyak 200 poin (2,52%) menjadi 7.740 hanya dalam 20 menit transaksi. Penurunan dalam tersebut terseret kejatuhan seluruh pasar saham Asia.
Penekan utama indeks datang dari kejatuhan seluruh sektor. Terdalam dipicu pelemahan saham sektor material dasar anjlok 5,22%, sektor consumer primer 4,14%, transportasi 3,31%, infrastruktur 2,52%, property 2,17%, industry 1,22%, dan energi 1%.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 3 Saham Hari Ini, Ada RAJA dan BIPI
Tekanan indeks juga datang dari kejatuhan seluruh saham big cap, seperti BREN, EMAS, MLPT, DSSA, PANI, TPIA, BRPT, CUAN. Pelemahan juga melanda saham perbankan, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Meski IHSG dibuka anjlok, dua saham berikut catat penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham IFSH naik 25% menjadi Rp 3.250 dan SOTS naik 24,59% menjadi Rp 1.140,
Kemarin, IHSG kembali terjungkal sebanyak 77,06 poin (0,96%) menjadi 7.939. Sebaliknya pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,44 triliun di seluruh pasar setelah adanya crossing saham SGRO Rp 4,73 triliun melalui pasar negosiasi.
Baca Juga
Pasar Asia Terseret Eskalasi Konflik Timur Tengah, Indeks Kospi Korsel Anjlok Lebih dari 7%
Penurunan indeks kemarin dipicu kejatuhan saham sektor material dasar dengan pelemahan 3,85%, sektor transportasi 2,10%, sektor consumer primer 1,05%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor property 0,87%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi dan industry.
Sebaliknya sejumlah saham ini tetap perkasa dengan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) melanda saham MPOW sebanyak 34,38% menjadi Rp 129 dan RMKO naik 25% menjadi Rp 725. Kenaikan juga melanda saham ARTA sebanyak 24,19% menjadi Rp 3.850, IFSH naik 23,81% menjadi Rp 2.600, dan HUMI naik 19,61% menjadi Rp 244.

