IHSG Sesi I Lanjut Melemah 0,29%, Sebaliknya Saham IFSH Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (7/4/2026), ditutup melemah 20,27 poin (0,29%) menjadi 6.969. Rentang pergerakan 6.942-7.022 dengan nilai transaksi Rp 6,88 triliun.
Penurunan dipengarahui atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 2,12%, consumer non primer 1,04%, consumer primer 0,70%, teknologi 0,54%, dan kesehatan 0,76%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, keuangan, dan infrastruktur. Sebaliknya saham emiten Prajogo Pangestu bangkit, seperti BREN, TPIA, BRPT, dan CUAN.
Baca Juga
BEI Targetkan Evaluasi FCA Saham Rampung Kuartal II-2026, Fokus Sederhanakan Sistem
Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut melesat, seperti IFSH naik 25% menjadi Rp 2.800, ESIP naik 23,81% menjadi Rp 104, KUAS naik 22,35% menjadi Rp 104, GSMF menguat 19,66% menjadi Rp 140, dan PMJS menguat 17,86% menjadi Rp 132.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 37,35 poin (0,53%) ke bawah level 7.000, tepatnya 6.989. Investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 622,92 miliar, terbanyak BBRI Rp 350,62 miliar, BMRI senilai Rp 148,96 miliar, dan BBCA mencapai Rp 133,83 miliar.
Baca Juga
Emas Antam (ANTM) Menguat Rp 19.000, Investor Waspadai Konflik Global
Terkait pelemahan indeks hari ini dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, sepertiinfrastruktur 0,92%, consumer non primer 0,80%, sektor teknologi 0,42%, dan sektor lain. Pelemahan IHSG juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham berikut, yaitu BREN, DSSA, RLCO. Penurunan juga melanda saham BYAN, MORA, TPIA, MLPT, DATA, hingga ITMG.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, seperti tiga saham auto reject atas (ARA) VOKS melesat 34% menjadi Rp 252, IFSH naik 24,79% menjadi Rp 2.240, dan FORE menguat 24,81% menjadi Rp 805. Lompatan juga melanda saham ESIP naik 25,37% menjadi Rp 84, POLA menguat 24,62% menjadi Rp 81, dan YPAS naik 24,46% menjadi Rp 1.720.

