Dipicu Penurunan Pendapatan, Laba Puradelta (DMAS) Tergerus 66,6% di 2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan penurunan laba tahun berjalan sebanyak 66,6% menjadi Rp 800,94 miliar pada 2025. Penurunan dipicu atas penurunan pendapatan usaha.
Rilis laporan kinerja keuangan DMAS mengungkap pendapatan usaha turun dari Rp 2,02 triliun menjadi Rp 1,30 triliun pada 2025. Penurunan memicu laba usaha anjlok dari Rp 1,14 triliun menjadi Rp 623,64 miliar. Laba sebelukm pajak juga turun dari Rp 1,37 triliun menjadi Rp 842,05 miliar.
Baca Juga
Meski mencatatkan penurunan kinerja keuangan, perseroan masih memiliki fundamental kuat. DMAS merupakan emiten tanpa utang yang mencerminkan struktur keuangan yang sehat.
“Dengan posisi fundamental yang kuat, DMAS terus mendorong pengembangan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta yang memadukan kawasan industri, komersial, dan hunian,” tulis Direktur dan Sekretaris Perusahaan Perseroan DMAS Tondy Suwanto dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/3/2026).
Dia menambahkan, sebanyak 88% pendapatan usaha berasal dari segmen industri. Sisanya berkontribusi dari segmen hunian, komersial, serta rental dan hotel.
Baca Juga
Puradelta (DMAS) Patok Target Prajualan Ambisius Rp 2,08 Triliun di 2026
Adapun penjualan lahan industri kepada pelanggan dari berbagai sektor sepanjang 2025, antara lain sektor data center, FMCG, sektor pangan dan turunannya, serta sektor lainnya.
Puradelta Lestari (DMAS) merupakan pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas yang berlokasi di Cikarang Pusat, dengan luas area pengembangan sekitar 3.200 hektare.
Kota Deltamas dikenal sebagai kawasan bernilai tinggi di timur Jakarta dengan lokasi strategis, cadangan lahan luas, akses tol langsung, serta fasilitas dan infrastruktur yang memadai, menjadikannya salah satu kawasan industri dan hunian terintegrasi yang berkembang pesat.

